makrifat bukanlah ilmu, tapi makrifat adalah pengajaran yang diberikan Allah SWT karena kita berjalan lurus menuju kepada Nya. Allah akan memperkenalkan diriNya kepada kita. Nah kalau makrifat dipelajari maka akibatnya akan sombong sebab dia masih menggunakan akal pikirannya. Akal pikiran ini jika tidak di dudukkan pada kedudukannya akan menjadi raja dan merasa tahu ini dan tahu itu. Pikrian dalam hal ini bukan untuk mencari dalam hal makrifat tapi untuk menerima pengajaran dari Allah SWT. Jika pikiran digunakan untuk menerima pengajaran dari Allah maka tidak akan sombong.

maka saya berulang kali dalam hal makrifat ini beberapa hal

  1. jalankan apa yang di dapat nanti akan bertambah dan bertambah pengetahuannya
  2. tinggalkan ilmu apapun ketika berjalan menuju kepada Allah, lurus saja nanti akan paham banyak hal
  3. gunakan ruh nya untuk menuju kepada Allah jangan gunakan akal pikiran

3 pilar utama dalam bermakrifat ini harus kita jalankan jika kita ingin mendapatkan pengajaran dari Allah. Jika saja masih menggunakan akal pikiran maka pengajaran Allah tidak akan masuk , dan hanya berputar seputar pikiran dan akal saja. pemahaman tidak akan berkembang karena hanya terhenti pada alam pikiran padahal dalam hal makrifat kita harus “tidak menggunakan pikiran”.

instrumen pikiran yang dari jasad tidak akan dapat menjangkau pengajaran dari Tuhan yang hanya bisa ditangkap dengan kesadaran ruh dan di terjemahkan dalam pikiran dan akal. jadi akal tidak digunakan untuk  berpikir tapi digunakan untuk menerima.