Kalau perintahnya jelas ya tinggal di jalankan

Proses berpikir seringkali menghambat seseorang untuk menjalankan sesuatu, misalnya sudah jelas mendengar adzan langsung saja ambil wudhu dan kerjakan shalat. Atau sering terjadi orang yang suka menunda pekerjaan itu karena dia suka berpikir sebelum melakukan sesuatu, sehingga delay antara perintah dan menjalankan bisa berlangsung lama. Coba kalau ada perintah langsung jalankan tidak perlu ada perintah pasti segala sesuatu itu akan cepat selesai. Berfikir sering menjebak kita kepada suatu keterlambatan dalam merespon perintah dari Allah.

pikiran sering digunakan ego atau hawa nafsu untuk tidak melakukan perintah perintah Allah.

Sebenarnya apa sih fungsi otak itu ? ternyata fungsi utama dalam menjalankan suatu tugas adalah untuk menerima ilham yang Allah berikan kepada kita untuk selanjutnya segera kita eksekusi. Fungsi otak tidak untuk memikirkan apa yang akan kita lakukan. Kalau mau berfikir coba fikirkan tentang alam yang diciptakan Allah, betapa agungnya Allah SWT.

Jika seseorang banyak menjalankan cara ini maka tidak ada lagi orang bodoh dan orang pintar, karena semua yang dilakukan berdasarkan ilham.

Nabi mengajarkan bahwa perilaku Beliau adalah wujud dari apa apa yang di wahyukan Allah kepada Beliau. Perilaku Rasulullah bukan karena proses berpikir. Contohnya hijrah dari mekah ke medinah ,  hijrahnya ini berdasar wahyu bukan ego. Demikan pula kita , apa yang kita jalankan adalah dari ilham Allah bukan dari proses berpikir. Jadi hal ini harus kita latih sama sama bagaimana setiap perbuatan kita adalah ilham Allah SWT, yang menuntun ke arah perbuatan yang baik.

Kunci agar mendapatkan ilham yang baik dari Allah adalah dengan kesadaran akan Allah SWT, sebab kesadaran ini akan diikuti oleh pikiran dan perasaan dan terakhir akan diikuti oleh perbuatan.  Bahasa ilham adalah bahasa petunjuk untuk menyelesaikan suatu amanah. Ilham bukanlah bisikan ghoib yang, atau bisikan yang membuat bingung. Ilham adalah sesuatu yang mengarahkan amanah amanah kita cepat selesai.

untuk dapat mengetahui perintah maka kita harus tahu tanda yang diberikan Allah. Salah satunya adalah tanda yang melalui pikiran dimana pikiran kita tiba tiba diberikan ide untuk penyelesaian suatu amanah, atau perasaan kita tiba tiba tercerahkan untuk menerima amanah yang sedang kita jalankan atau bersyukur dengan apa apa yang Allah berikan kepada kita.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.