kenapa harus takut fana

kalau kita memasuki beberapa ayat dan hadis misalnya tentang :

“Hazim bin Harmalah al-Aslamy berkata: “Saya melewati Rasulullah saw yang bersabda: “Wahai Hazim, perbanyaklah membaca Laa haula walaa quwwata illaa billaah (Tidak ada daya dan upaya, kekuatan kecuali dari Allah), karena ia salah satu simpanan surga” (HR. Ibn Majah).

kalau kita membaca laa haula walaa quwwata illa billah… tentunya dengan kesadaran penuh maka bacaan tersebut akan mengajak kita secara bertahap penghilangan diri. kata laa haula atau tidak ada kekuatan dalam diri kita artinya adalah penghilangan diri ya artinya fana . selama masih ada diri berarti masih ada kekuatan, di hadis diatas… “TIDAK ADA KEKUATAN”

nah masih kah kita takut fana ?

ada lagi AL-ANFAL ayat 17 wama romaita iz romaita wala kinnallaharama

ayat yang satu ini jelas jelas menegaskan bahwa bukan engkau Muhammad yang melempar tapi Allah.

jadi diri Rasulullah pada saat itu sengaja ditiadakan digantikan oleh Allah… kata kata bukan engkau Muhammad berarti peniadaan “muhammad” diganti menjadi Allah sang maha mutlak .

sebenarnya pelajaran fana sangat banyak di quran dan hadis, asal dalam memahami dengan kedalaman spiritual bukan sekedar pemahaman kognitif saja.

jadi fana ini merupakan amaliah batin kita suatu posisi kejiwaan dimana kita harus masuk sedikit demi sedikit. saya belajar menuju ke arah sana sedikit demi sedikit dan saya tidak pernah mentargetkan kapan selesainya… ya Allah tuntun saya dan tuntun sahabat sahabat saya yang akan belajar menuju ke fana an untuk menemukan Diri yang Sejati.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 thoughts on “kenapa harus takut fana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *