Kesesatan Aql karena tidak menggunakan kesadaran sebuah tips shalat khusyu

bab kesadaran masih jarang orang yang sadar, he he … lha iya karena tidak menggunakan kesadaran maka ya tidak sadar. Islam agama yang sangat tinggi nilai spiritualnya, karena satu satunya agama yang menekankan kesadaran akan Tuhan yang implemented dalam kehidupan hanya islam. Coba kita cermati tentang ayat yang menyebutkan bahwa dimana engkau menghadap disitulah wajah Allah. Maka islam sangat menekankan kesadaran akan Allah yang ada dalam kehidupan ini.

Kesadaran yang tidak digunakan maka akan terjadi kesesatan dalam berfikir dan juga sesat emosi artinya akan menimbulkan emosi negatif. Kesadaran yang tidak dipakai misalnya contoh, ketika kita Shalat yang kita gunakan adalah konsentrasi dengan fokus pada arti bacaan atau fokus pada titik sujud, dengan konsentrasi ini berarti seluruh perhatian yang dituju adalah objek konsentrasi bukan ke Allah. Nah kesalahan ini kalau tidak dibetulkan maka selama shalat orang tidak akan mengalami keadaan khusyu. bagi yang menentang pendapat saya ini, tidak perlu berdebat, by pass saja.

Karena menggunakan konsentrasi yang tidak akan bisa khusyu kemudian berpendapat bahwa khusyu itu hanya milik para kyai yang punya pondok pesantren, atau habib keturunan nabi, atau hanya mereka yang hafal 30 juz padahal masalah terletak pada kesadaran akan ALlah yaitu karena ketidasadaran Allah selama shalat bukan masalah kyai, habib atau hafal 30 juz. Coba kalau shalat kemudian ihsan, kita sadar sedang berhadapan dengan Allah kemudian kita berserah maka aql dan qolbu akan mengikuti kesadaran , tenang, dan merasakan khusyu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.