Khusyu bukan ilmu teori tapi praktek

Ilmu sholat khusyu bukan sekedar ilmu  yang bersifat teoritis seperti halnya ilmu ilmu yang disampaikan di sekolah atau di perguruan tinggi perguruan tinggi. Ilmu sholat khusyu adalah ilmu yang sudah melibatkan unsur emosional dan unsur spiritual. Jadi yang bekerja tidak hanya unsur  kognitifnya saja namun lebih dalam dari itu. Kalau hanya tataran kognitif atau pikiran maka sekedar dihapalpun bisa, cukup dimengerti saja, namun kalau sudah melibatkan emosional maka emosi kita juga harus terlibat secara penuh, penolakan emosional sedikit saja selama proses belajar menjadikan didikan kekuhusyuan tidak akn sampai.  Taruhla kita benci kepada yang menyampaikan .. maka sudah ada dinding besar yang menghalangi ilmu itu masuk dalam eilayah emosional kita.

Terlebih masalah spiritual jangan kan membenci kita merasa sejajar saja dengan pembimbing, ilmu itu akan susah masuknya, maksudnya kita haru merendahkan diri kita dan selalu menerima secara ihlas apa yang diberikan pembimbing. Penerimaan ini biasanya berbentuk daya spiritual. Jadi intinya pengetahuan akan di tangkap secara pengetahuan oleh otak, emosional akan ditangkan secara emosional, spiritual akan ditangkan secara kejiwaan dan dirasakan dalam bentuk daya spiritual.

Maka pelajaran khusyu adalah pelajaran yang sederhana, tidak serumit ilmu fiqh, ilmu tauhid, ilmu al quran dan ilmu ilmu yang lain. Ilmu khusyu ini adalah jika kita sudah mampu bertemu Allah dan mengembalikan semuanya kepada allah maka kita sudah berhasil apa itu makna khusyu. Namun, sisi kedalaman khusyu ini akan sangat jauh  dibanding dengan ilmu ilmu yang lain tadi, kalau fiqh cukup dimengerti saja…dan dihapal namun kalau ilmu khusyu ini sampai matipun kedalaman spiritual yang di dapat akan terus muncul di dalam psikologi dikenal dengan ASCs ( the altered states of consciousness) yaitu suatu keadaan yang selalu berubah ubah ketika seorang  menjalankan sholat khusyu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *