kisah seorang kyai yang dihancurkan Allah karena takut kehilangan santri

seorang kyai seharusnya menjadi contoh bagi santri santri nya bahwa Allahlah tempat bergantung. Ini cerita agak lain, dimana sang kyai takut sekali jika jamaah suatu saat berkurang dan dia kehilangan santri santrinya. melihat ketakutan ini Allahpun murka. maka kyai inipun mendapat peringatan keras dari Allah. Beliau jatuh sakit yang menyebabkan beliau tidak bisa mengisi pengajian di pesantrennya.. yang mana pada akhirnya jamaah pengajiannya dan para santri meninggalkannya.

ini pelajaran berharga bagi kita semua bahwa ajaran ke Tuhanan harus tetap Allah yang menjadi tujuan utama. kebergantungan dengan orang lain menyebabkan Allah memberi peringatan keras. sebaiknya apapun yang kita hadapi sekarang, Allah harus menjadi sentral bukan murid santri atau lainnya.

kalau kita meninggalkan Allah maka akan ditinggalkan jamaah santri atau lainnya

jika kita hanya bergantung kepada Allah maka akan ditambah jamaah dan santrinya, atau lainnya.

semoga kisah sederhana ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *