Dalam berkomunikasi dengan Allah yang paling penting adalah sikap kepada Allah, sopan santun kita kepada Allah. Allah itu dekat dengan kita untuk berkomunikasi cukup dengan menjaga sikap kita. kita tidak perlu mencoba menghadap karena Allah sudah ada di hadapan kita yang kita perlukan adalah bagaimana kita bersikap karena Allah sudah ada di depan kita. ketika kita bersikap dengan benar di depan Allah maka kita sudah dikatakan berkomunikasi kepada Allah. ketika kita memuji Allah maka yang penting adalah sikap seorang hamba yang sedang memuji tuan nya, atau sikap kita seorang hamba Allah yang memuji Tuhannya yaitu Allah, jadi tidak sekedar wiridan subhanallah atau allahuakbar yang hanya di mulut saja , bagian yang terpenting sekali lagi adalah sikap.

sikap dapat terbentuk jika kita menyadari adanya Allah di dekat kita, kesadaran inilah yang nantinya akan membentuk sikap kita. sikap yang benar ketika kita memiliki masalah adalah kita bersikap bahwa Allah menyelesaikan masalah kita. sikap ini harus terbawa sampai pada perilaku kita , sikap yang yakin bahwa Allah menyelesaikan masalah inilah yang nantinya akan dapat menyelesaikan masalah kita atas ijin Allah.

dengan sikap kita yang benar kepada Allah maka apa apa yang kita sikapi tersebut akan terwujud. kita bersikap bahwa Allah memberi rejeki banyak maka kita akan mendapatkan rejekibanyak, kita bersikap bahwa Allah memberikan kesehatan maka Allah akan memberikan kesehatan bagi kita.