LAA TAHZAN

bahagia bukan dari luar tapi dari diri, susah demikian pula… rabbana dholamna….. ya Tuhan aku dholim pada diriku sendiri… bukan dari orang lain bukan dari syetan dan bukan dari siapa siapa…

sebuah ungkapan… jangan bersedih … iya mari kita sekarang membuat diri kita happy. orang hidup tinggal diri kita.. mau bahagia atau mau bersedih.. sebuah pilihan.. kalau bahagia kita berusaha untuk bahagia kalau mau sedih ya berusaha saja untuk sedih….

laa tahzan.. mumpung ramadhan mari kita berbahagia bersama .. lupakan kesedihan klita, kita sambut ramadhan yang penuh berkah…. rahmat allah berlimpah dalam bulan ramadhan kalau tidak kita sambut ya tidak akan mengenai kita. kita sambut dengan riang.. keriangan inilah yang akan menjadi motivasi pendorong yang kuat bagi diri kita untuk menjalankan seluruh ibadah dalam bulan ramadhan. sholat… puasa… itikaf… baca quran… jika kita landasi dengan suka cita dan riang gembira maka kita pun dapat beribadah dengan nikmat, khusyu.. dan ihlas.. seandainya kita sebalikya menjalankan dengan penuh beban maka ibadah kitapun akan menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan… membebani dan yang paling bahaya kalau kita tidak ihlas… menjalankan ibadah denga terpaksa.. berarti telah menipu Allah alias munafik.. naudzubillah…