lapangkan dada melapangkan rizki

Banyak yang bertanya kepada saya bagaimana mendatangkan rizki dan cepat melunasi hutang bahkan ada yang marah marah karena saya tidak merespon pertanyaannya. sebenarnya mudah bagaimana kita bisa menndatangkan rizki, yaitu dengan melapangkan dada melapangkan hati terhadap datangnya rizki. maksudnya begini, dada dan hati ini adalah sebagai tempat berlabuhnya rizki yang akan di berikan Allah. jika hati dan dada kita sempit maka rizki itu tidak akan dapat singgah dalam tempat tersebut.

bukalah dada kita lapangkan hati kita, jangan merasa sempit dengan apapun termasuk merasa sempit dengan adanya hutang yang banyak yang tidak mungkin terbayarkan. Dengan lapang dada ini relakan semua atau relakan apa apa yang bisa digunakan untuk menutup hutang. yang penting adalah hati tetap terbuka. hati tetap lapang. kalau kita lapang hati maka Allah akan mengatur cara bagaimana akan melimpahkan rizki kepada kita.

jika anda sudah berkeluarga maka hubungan dengan pasangan suami atau istri harus terjalin hubungan kasih sayang yang kuat. Dengan hubungan kasih sayang yang kuat ini hati kita menjadi lapang dan Allah menjadi ridlo dengan keluarga sehingga rizki dapat mengalir.

sabar adalah ciri dari pada lapangnya dada , tidak marah marah dengan orang lain, tidak iri dengan siapapun, dan tidak stress dengan apa yang sedang dihadapi. Dan terutama berani menghadapi semua masalah, berani menghadapi debt collector, berani menghadapi bank dan lainnya.

Anda boleh saja minta bantu doa orang lain tapi sebelum minta bantu doa orang lain terlebih dahulu mintalah tolong kepada Allah, bergantunglah kepada Allah dan mohonlah agar Allah membuka dada dan memberikan kelapangan dada dan hati.dengan ini maka sebenarnya kita sudah diselesaikan masalah kita.

lapangnya dada kita berarti Allah menyelesaikan masalah kita, tapi kalau dada kita terasa sempit dan tidak lapang maka sebenarnya Allah sedang menyiksa kita. nauzu billah

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 thoughts on “lapangkan dada melapangkan rizki

  1. Subhanallah…3x benar skali pak ustadz..kami pernah punya utang sdr ratusan jt,krn sdr kami ajak utk investasi dg org,yg trnyata kami tertipu…tapi wkt itu sy sll bicara pd hati sy “hrs lulus”melewati ujian/teguran Allah ini,siang dan malam yg y minta “hati yg lapang”..akhirnya bener2 dibuat lapang oleh Allah..sungguh sy tiap hari bersedekah wlpun hanya berupa makanan+minuman,ketika dompet sy ada ini 450 ribu,ada yg pinjam 300 ribu jg dg ringan sy kasihkan,pokoknya wkt itu hati sy dilapangkan Allah utk tetap beramal,mmbantu sdr/tetangga yg butuh..bener2 akal sy tidak mampu menelaahnya..hutang kami demikian banyak kok hati sy lapang ya utk berbagi…sy bener2 “hrs lulus” utk brsabar/menahan diri utk tdk marah,apalagi memaki pd org itu,apalagi dg menagih2..siang malam yg sy lakukan bnyk istigfar siangnya “selalu”bersedekah..krn dg brsedekah hati sy jd lapang..dan klimaksnya ketika suami akn mutasi kerja sy baru bener2 bicara serius dan tegas,seumur2 selama 2 th itu sekalipun sy tdk pernah memaki apa2 pd org itu,kalaupun sy menanyakan jg santun krn beliau adalah istri atasan suami sy…masya Allah…sy benar2 hrs menahan diri pak…tapi pd hari sy bicara tegas itu dan hati sy bener2 poollll berserah pd Allah…dan stlah magrib tiba2 sy dpt sms banking..yg isinya kredit masuk sebesar uang invest kami…subhanallah..Allah benar2 sll merespon doa kita yg focus pak..alhamdulillah..akhirnya kami bs mengembalikan uang sdr2 sy kembali utuh…”

  2. Iya benar pak,semua krn rahmatNYA semata..krn saat itu sy mengaktifkan “kesadaran” sy,bhw yg trjadi adalah kekhilafan sy yg tlh trburu nafsu utk dpt rejeki banyak,wlpun itu nantinya jg “ingin” sy gunakn utk hal yg positip,trnyata baru sy sadari wlpun utk hal yg positip (buat masjid,bantu sdr,bantu yg mmbutuhkan dll.)Tapi kalau ranahnya msh di ranah akal dan bukan “krenteg ati” yg dr kehendak Allah..itu ttp brcampur nafsu,makanya sy dituntun Allah utk bs menerima kejadian itu agr sy bisa belajar mana yg kehendak Allah mana yg dorongan nafsu..subhanallah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *