Law of Attraction atau LoA beberapa tahun terakhir ini sangat populer di kalangan motivator. Bahkan ini menjadi central daripada bagaimana memotivasi seseorang untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Sayapun dulu juga tertarik dengan teori ini. Pada awal iya dengan keinginan yang sederhana bisa terwujud. Tapi ketika kita mendalami ilmu makrifat teori ini gagal tidak dapat lagi saya gunakan . alasan pertama adalah karena tidak seusuai dengan kaidah makrifat yaitu adanya pengenolan keinginan yang kedua adalah masih adanya ego untuk ingin ini dan itu. kenyataan ini saya rasakan dan selalu mentog seperti tidak berjalan. Ketika terjadi pemaksaan oleh diri saya  tentang hal ini artinya saya paksakan pakai teori LoA maka semakin saya paksa hambatan itu semakin berat dan semakin jelas.

Alhamdulillah Allah mengajarkan kepada saya, untuk mengenolkan diri , menghilangkan keinginan tapi tetap mengerjakan apa yang seharusnya saya kerjakan.

teori pengenolan ego ini mungkin sudah bisa bagi kita dan kita sudah sering mendengar tapi kenyataan di lapangan saya sendiri sering terjebak kepada kekuatan spiritual yang saya dapat. Misalnya ketika saya sudah bisa berada di balik alam semesta yaitu kesadaran ilahiah saya menggunakan  kesadaran itu untuk menyelesaikan amanah amanah saya. Menggunakan kesadaran spiritual ini termasuk dalam ego. Alhamdulillah selepas saya subuh saya ber DN di surau dan Allah mengajarkan lagi hilangkan kemampuan ego spiritual mu, dan setelah itu seperti lega, los dan perasaan menyenangkan lainnnya.

Sehingga saya berkesimpulan bahwa teori LOA tidak akan saya gunakan lagi dan itu teori orang orang yang mengandakan ego nya untuk memenuhi keinginannya. beberapa anda mungkin tidak setuju dengan apa yang saya sampaikan ini, tapi itulah kenyataannya. Ketika kita menggunakan LoA secara bawah sadar kita sudah menggunakan ego kita untuk memenuhi itu , padahal di dalam  ilmu kemakrifatan ego itu harus di kikis habis. artinya bahwa kita tidak ada keinginan apapun. Namun meski kita tidak memiliki keinginan apapun kita tetap bergerak menyelesaikan amanah Allah. INilah bedanya dengan LoA. Kalau LoA menjalankan karena keingina dan egonya tapi kalau makrifat sadar Allah ini menjalankan kehidupan karena amanah. Disini akan lebih powerfull menjalankan amanah (bagi orang beriman) dari pada menjalankan keinginan.

jangan lagi bergerak karena keinginan tapi bergerak lah karena menjalankan amanah Allah. Tinggalkan teori LoA karena itu teori orang yang tidak mempercayai Allah SWT