makna surga di bawah telapak kaki ibu

banyak yang mengartikan bahwa jika surga di bawah telapak kaki ibu berarti anak harus berbakti, makna ini tidak salah, tapi bagaimana jika yang menggunakan hadis ini adalah orang tua terutama ibu, pasti maknanya akan lain. Jika tetap disamakan seperti itu pasti si ibu atau orang tua tersebut menuntut anak untuk berbakti kepada dia.

Jelas kalau anak dituntut berbakti kepada orang tua yang terjadi adalah sebaliknya yaitu anak tidak berbakti kepada orang tua, semakin di paksa berbakti anak semakin tidak berbakti. Sebab meski yang menjadi landasaran orang tua adalah hadis, namun penerapan jelas salah. Mana ada orang mau dipaksa untuk berbakti kepada orang lain meski itu orang tuanya.

Pemaksaan orang tua kepada anak untuk berbakti kepada orang tua berarti orang tua mendidik anak dengan nafsunya, dengan egonya, dengan harga dirinya sebagai orangtua. Jika kita mendidik menggunakan dasar ini jelas si anak juga akan menggunakan harga dirinya, menggunakan ego nya dan menggunakan keinginannya. Ego dipaksa oleh Ego, ego anak dipaksa berbakti kepada orang tua, ini jelas tidak mungkin bisa ketemu.

nah makna sebenarnya dari surga dibawah telapak kaki ibu adalah bagaimana orang tua ini bisa menjadi surga bagi anak anaknya. kalau yang ada adalah kecaman, hentakan dan kemarahan jelas ini bukan surga namun ini adalah neraka. berarti bahwa neraka ada ditelapak kaki ibu.

kelembutan seorang ibu, kecintaan yang tulus karena Allah, kasih sayang ibu inilah yang disebut dengan surga ada dibawah telapak kaki ibu. pangandaikan kaki ibu merupakan perumpaman yang sarat makna. bayangkan telapak kakinya saja surga …bagaimana dengan ucapannya, pelukan ibu untuk anaknya dan lainnya.

jadilah surga bagi anak anak jangan jadi neraka bagi anak anak..

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *