malam 10 muharom / asyura

merupakan malam keramat bagi sebagian orang ada juga merupakan malam keberkahan bagi sebagian orang juga. dalam malam inilah banyak sejarah para nabi dan rasul mendapat kebebasan dalam menghadapi ujian allah. hal ini dapat dimaknai juga sebagai malam kebebasan bagi kita semua dari keterikatan diri menuju kepada perubahan kesadaran yang semakin sadar tentang hakikat diri dan hakikat ketuhanan. hakikat ini bermakna kebebasan dari ikatan sebelumnya. jika selama ini kita menyadari bahwa diri adalah yang fisik ini maka dengan adanya kesadaran ini maka kita terbebas dari ikatan fisik. lha .. apa yang disadari yang disadari adalah bahwa fisik dan tubuh ini adalah berupak materi terkecil dari atom atom yang selalu berganti dan berpndah.. ketika masuk kita dalam kesadaran ini .. masih adakah yang dinamakan tubuh kita… mestinya sudah tidak ada lagi, yang ada adalah tinggal aku yang bukan fisik.

masrilah saudara kita menyadari, mulai dari sekarang bahwa allah lah yang menggerakan tubuh kita bukan kita. tangan kita bergerak bukan kita yang menggerakkan namun allah lah yang menggerakkan. kalau belum percaya kita lihat orang yamg lumpuh… bisa tidak dia menggerakkan tanganya .. disini allah tidak mengijinkan, apa bedanya dengan yang tidak lumpuh ¬†ya dia bisa menggerakkan tangannya…. bukan dia yang menggerakkan tapi allah yang memberikan ijin untuk menggerakkan tangan .

demikian dengan hari asyura ini kita sadarkan diri kita agar selamat menuju keridloan ilahi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *