manejemen Emosi dengan Dzikri Nafas : seri spiritual parenting

Orang tua dituntut untuk mampu untuk “tidak terpengaruh dengan emosi anak” kita lihat saja  ketika anak rewel minta ini dan itu, atau ini salah dan itu salah… orang tua jengkel. Orang tua yang jengkel berarti sudah terpengaruh oleh anak. Orang tua yang model begini tidak akan dapat membuat anak lebih baik, bahkan anak akan semakin rewel dan menjadi jadi.

saya sarankan bagi orang tua yang memiliki anak anak baik anak yang sudah dewasa remaja atau balita untuk belajar dzikir nafas, di dalam praktek dzikir nafas ada teknik relaksasi yang dapat membuat kita orang tua untuk “tidak terpengaruh dengan emosi anak”

cara praktisnya adalah dengan mengikuti nafas dan fokus pada sadar Allah maka otomatis pikiran dan perasaan anda akan terbawa pada kesadaran yang sedang anda lakukan yaitu sadar akan Allah.

nah ketika sudah tenang dengan Dzikir Nafas maka orang tua akan dapat menangani anak dengan benar dan Baik.

Ingat kisah sahabat Ali ketika Beliau diludahi ketika dalam perang, maka beliau mundur dan menata hati kemudian beliau maju perang lagi ketika hatinya sudah tertata. Demikian pula orang tua ketika menghadapi anak maka jangan menggunakan emosi jika sedang emosi maka mundur dulu dan tata emosinya setelah emosi reda kemudian hadapi anak dengan emosi yang tenang.

One thought on “manejemen Emosi dengan Dzikri Nafas : seri spiritual parenting

  1. Assalamu’alaikum Wr Wb…
    Alhamdulillah saya dapat situs ini dari pak Agung Prabowo-Solo…semoga dapat terjalin silaturachmi baik….
    Wass

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *