manfaat hukuman mati bagi narapidana yang dieksekusi

hukuman mati adalah pelajaran untuk semua, hukuman mati sebenarnya memperingan yang di hukum mati, karena biasanya orang yang dihukum mati segera insyaf sebelum eksekusi mati. kita lihat misalnya ternyata pak Freddy Budiman ketika di eksekusi menggunakan jubah putih … ini berarti menjadikan yang dihukum mati lebih memungkinkan untuk mati khusnul khatimah. Yang kedua penderitaan hukuman mati dengan hukuman seumur hidup lebih menderita yang hukuman seumur hidup. karena ketika eksekusi mati maka rasa menderita sudah tidak ada lagi. tapi kalau hukuman seumur hidup maka selamanya narapidana untuk menderita selama dia hidup… wong yang hidup saja kalau tidak kuat malah bunuh diri…. berarti memang mati adalah lebih baik dari pada menderita seumur hidup … itu kalau kita membandingkan antara hukuman mati dan hukuman seumur hidup.

eksekusi hukuman mati lebih membuat orang untuk pasrah kepada Allah. dan ketika pasrah maka mati adalah kebahagiaan yang dinanti. jadi hukuman mati itu membahagiakan yang di hukum mati, dan menjadikan ketakutan bagi yang ingin melakukan kejahatan serupa. Demikian pula hukuman mati secara tidak langsung akan membuat “mafia” berfikir ulang untuk meneruskan perbuatan jahatnya. karena pasti ada yang “berteriak” dan “bernyanyi” .. si A kenapa tidak ditangkap, si B kenapa di biarkan…. yang teriak adalah mereka yang simpatik dengan orang yang di hukum mati, atau family nya atau kawan kawan yang mencintainya… yang tahu bahwa “masih banyak” yang berkeliaran… maka ini pun akan menjadikan ketakutan tersendiri bagi “mafia” tersebut untuk segera menghilangkan jejak, atau mengentikan perbuatannya.

4 orang di tembak mati, bisa menyebabkan ribuan orang ketakutan untuk melakukan perbuatan kejahatan yang sama… ini berarti bahwa kematian narapidana yang dihukum mati itu tidaklah sia sia, di sisi Allah jika NAPI tersebut ihlas, maka nilai tersendiri di sisi Allah. coba bayangkan lagi … kematian dia dapat mencegah puluhan ribu orang untuk berbuat jahat…. kyai kondang, ulama nasional belum tentu bisa menyamai nilai pengorbanan dari napi yang dieksekusi tersebut.

baiklah, saya setuju dengan hukuman mati melihat manfaat yang saya tulis di atas. bagi pemerintah tetap lanjutkan program hukuman mati, yang di hukum mati inilah kesempatan emas untuk benar benar psrah kepada Allah. Mati bisa kapan saja, akan lebih baik mati yang bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun terhadap masyarakat luas….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *