manfaat merokok bagi spiritualis perokok

saya tidak bicara halal haram rokok namun saya akan menuliskan tentang manfaat rokok dari sisi berbeda terutama para spiritualis yang perokok, sehingga tulisan ini nanti jangan di salah artikan untuk menyarankan merokok (karena saya sendiri juga tidak merokok). manfaat rokok saya pikir banyak sekali baik dari sisi kesehatan jasmani, kesehatan jiwa dan kesehatan spiritual. pertama dari sisi kesehatan jasmani orang yang merokok dengan benar dan betul betul merasakan kenikmatan rokok maka jasmaninya atau tubuhnya akan relaks dan santai hal ini tentunya akan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk istirahat sebenar benar istirahat dari ketegangan ketegangan fisik… dan relaksnya tubuh itu berdampak pada meningkatnya kesehatan seseorang. manfaat yang lain darisisi kejiwaan orang yang benar dalama merokoknya dia akan merokok dengan penuh “rasa” penuh “emosi” dan tentunya merokok seperti ini tidak terjadi perokok yang seperti kereta api yang merokoknya asal hisap. perokok yang penuh “rasa” dalam merokok ini akan merasakan kenikmatan yang luar biasa sehingga ke Tumakninah an dalam merokok ini berdampak kepada jiwa yang tenang “mutmainah” Nah….. jiwa yang paling sehat adalah jiwa yang tenang….. maka rokok dapat menyehatkan jiwa.

manfaatyang banyak juga, untuk peningkatan spiritualitas seseorang, dengan merokok ke rileks kan ketika merokok sangat nikmat jika setiap pengeluaran dan penghisapan rokok diiringi dengan dzikir nafas. dzikir nafas ini dapat dipraktekan ketika merokok… jika menghisap menyebut Huuu yang berarti Dia Allah, kemudian jika mengeluarkan menyebut Allah…. atau dengan bersyukur di setiap mengeluarkan asap….. berterimakasih kepada Allah telah diberikan berbagai macam kenikmatan (termasuk merokok). dan masih banyak lagi dzikir dzikir yang dimodifikasi dengan merokok ini. dzikir dalam merokok ini tentunya akan banyak mendatangkan pahala dari Allah. tapi kebanyakan para perokok tidak memanfatkan momentum merokok ini untuk ingat kepada Allah. sehingga yang terjadi sebaliknya, bukan pahala tapi malah dapat penyakit.

manfaat lain seorang spiritualis ketika dia berdzikir ke Allah dan merokok kemudian dia menghadapi suatu masalah maka merokok dapat memunculkan pencerahan pencerahan atau insight, insight ini tentunya sangat bermanfaat bagi dirinya dan bagi murid muridnya, sebab spiritual itu sangat dekat dengan tanjakan tanjakan yang di samping kiri dan kanan nya banyak ilmu yang dapat di temui.

asap rokok yang terbang ke atas (maka biasanya perokok spiritualis melepaskan asapnya sambil kepalanya setengah mendongak ke atas) diiringi dengan miroj nya jiwa menuju ke Allah, diiringi kepasrahan jiwa menuju ke Allah seperti asap yang rela dibawa kemana angin bertiup….perilaku spiritual seperti ini akan melatih jiwa untuk berserah dan selalu ingat kepada Allah dan akan membawa dampak yang sangat besar bagi peningkatan kualitas spiritualnya karena memang inti dari spiritulitas islam adalah berserah dan pasrah kepada Allah.

saran saya :

bagi perokok mulailah untuk benar benar menikmati rokok, dan gunakan rokok sarana beribadah kepada allah dengan banyak bersyukur dan berdzikir ketika merokok

bagi yang bukan perokok jangan pernah sekali kali mencoba untuk merokok masih banyak cara lain yang lebih ngirit, lebih sehat, dan lebih baik untuk berspiritual….

ok. salam

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

6 thoughts on “manfaat merokok bagi spiritualis perokok

  1. Salam pak.. Wah hebat pak.. baru kali ini saya baca posting aneh n masuk akal.. saya sampai ketawa geli n merinding bulu kuduk.. n saya setuju bgt pak coz saya perokok berat.. n makasih ada masukan tambahan yg selama ini sedikit pun tdk terlintas dalam pikiran saya merokok sambil berdzikir….

  2. salam,,

    ana ingin menyatakan sesuatu yang mungkin
    tidak disukai golongan perokok,,

    perokok tidak dapat sampai ke frequency dzat allah,

    frequency yang sangat halus dan sukar dicapai,
    walaupun oleh golongan yang tidak merokok,,

    jikalau ente merokok, frequency ente akan menjadi lebih berat, dan pasti tidak sampai ke frequency Nya.

    kalau mahu samapai kepada Nya tinggalkan rokok.

    • salam mas/om/mba/tante,

      saya minta maaf sebelumnya kalau ini agak tidak sopan.
      setahu saya cuma Tuhanlah yang berhak membawa atau tidak manusia ke dalam frequensi-Nya, BUKAN SITU…SITU TUHAN?

      jadi tolong ditarik lagi kata-kata “perokok tidak dapat sampai ke frequency dzat Allah”.

  3. ada niat ada cara….
    niat yang benar lakukanlah dengan cara yang benar…
    merokok??? sebagian menfatwakan haram sebagian abu2, sbagian halal. jd…anggap aja ini syubhat.
    diakui atau tidak, merokok adalah menyakiti diri sndiri, juga orang lain dan itu dilarang. berspiritual dgn cara mnhakiti diri sndiri + orang lain??
    baunya aja gak enak..bukannya sunnah berwangi2 kita ketika menghadap-Nya??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *