Masalah sudah selesai…..

Bagaimana menyelesaikan masalah..?

datang ke psikolog, mencoba berpikir sendiri mencari solusi yang pas…, sholat…??, konsultasi ke Kyai… atau minta bantuan orang “pinter”
…., begini tadi pagi jam sembilan ada klien yang mengundang saya (ket. ini klien sudah konsultasi sejak 1 tahun terakhir terkait dengan hubungan dengan istrinya yang sudah tidak harmonis) untuk melakukan konsultasi karena dia (beliau) cerai atau lebih tepatnya rumahnya sudah tidak ada istrinya, kejadian istri tidak berada di rumah ini sekitar 2 bulan yang lalu. KEgalauan kegundahan, stress berat, tekanan batin, depresi, marah, …dst jadi satu bergolak … usaha apapun sudah dilakukan dari  mulai ke kyai sampai ke hal hal yang berbau magis dilakukan, karena dia percaya bahwa istrinya kena guna guna. sebenarnya beliau sudah diingatkan oleh kyai di wilayah timur sana untuk mengihlaskan saja nanti akan terbukti sendiri mana yang benar dan mana yang salah… namun klien saya ini masih juga ngotot untuk bisa menarik kembali istrinya ke pangkuannya. namun apa yang dia dapat semakin dia tidak terima dengan keadaannya semakin sakit di hati, semakin dia menolak keadaan, semakin dia mencari usaha untuk dapat menarik kembali istrinya maka dia semakin sakit… sakit sekali  seperti hati di sayat pisau kemudain diberi garam sakit dan pedih… so…

tadi pagi dia cerita panjang lebar bahwa Beliau sekarang sadar  sesadar sadarnya bahwa dia sudah legowo menerima semua ini. “saya sekarang benar benar di gembleng oleh Allah untuk pasrah Pak Pur, saya sekarang menjadi penonton saja, menjadi penonton atas apa yang dimau Allah pada Diri saya. saya sekarang merasa kosong benar benar kosong tidak ada apa apa. saya sekarang lebih banyak diam pasrah kepada Allah, banyak teman yang menyarankan untuk ke dukun ini kedukun itu.. sudah tidak saya ikuti lagi. saya pasrah, apapun yang terjadi sudah saya pasrahkan Allah, biarkan Allah yang menilai dan mengatur, Dia lebih tahu apa yang terbaik buat saya”

mendengar keterangan tadi sayapun terdiam … termenung … saya menyadari  bahwa MASALAH SUDAH SELESAI….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *