melepas jiwa semudah melepas baju

kuncinya ada pada keihlasan… kalau nggak ihlas tetap sulit atau susah . maka setelah kita tetapkan niat untuk menuju ke Allah maka kita ihlas meninggalkan semuanya termasuk jasad kita. persis lagi lir lir

lir ilir..lir ilir tandure wus sumilir (sadar lah .. sadarlah.. sudah saat nya kita bangun)

tak ijo royo royo tak sengguh temanten anyar (mari kita sambut datangnya agama islam)

cah angon cah angon penekno blimbing kuwi (hai para manusia raihlah kemenangan)

lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodot iro (sesulit apapun dalam mencapainya lakukan untuk membersihkan jiwa)…….

nah lanjutannya lupa..

intinya dalam syair yang dikarang oleh Sunan kali jogo tersebut adalah bersihkan tubuh agar jiwa bisa lepas kembali bersama Ruh menuju ke Allah..

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One thought on “melepas jiwa semudah melepas baju

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *