meluruskan niat karena Allah

kita ambil dari yang paling sederhana…. misalnya kita bekerja.. untuk cari uang… berarti ihlasnya karena uang, kalau tidak dapat uang maka kita akan kecewa, level yang lebih tinggi lagi kita bekerja untuk keluarga berarti ihlasnya karena keluarga jika keluarga tidak menghargai jerih payahnya bekerja atau keluarga tidak sesuai dengan apa yang diinginkan maka akan kecewa…. level yang lebih tinggi lagi… bekerja untuk pekerjaan… berarti ihlasnya karena pekerjaan jjika tidak memuaskan akan kecewa… ada yang lebih tinggi bekerja karena perintah agama maka ihlasnya karena agama jika tidak sesuai dengan agama sedikit saja kita akan sakit hati atau merasa bersalah atau kecwa…

nah ada yang lbih tinggi lagi yaitu bekerja karena Allah… berarti ihlas lillahitaala atau ihlas karena Allah, jika kita benar dalam ihlas karena Allah ini maka kita dijamin tidak akan kecewa sedikitpun. jadi luruskan niat dalam setiap aktivitas kita bahwa segala sesuatu harus karena Allah. karena disinilah letak keihlasan yang sebenar benarnya.

kita bekerja boleh karena keluarga, boleh karena uang atau yang lainnya tapi semuanya harus bermuara kepada Allah. muara ini penting.. sebab bagaimanapun juga bekerja karena bukan ALlah dikatakan tidak ihlas lillahitaala… jadi ya tidak bernilai sebgai ibadah.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 thoughts on “meluruskan niat karena Allah

  1. maksudnya ‘karena Allah’ itu gmn pak?kan Allah nggak butuh apa2 dari kita.apa maksudnya ‘karena perintah Allah’?matur nuwun.

  2. dengan membaca tulisan pak Poer saya merasa apa yang kulakukan selama ini dalam bekerja, masih dalam batasan batasan yang sifatnya duniawai, seolah bekerja itu merupakan tanggung jawab sebagai kepala keluarga yang ending-nya fulus, maka tak heran jika kami merasa tak kecukupan terus dengan rizki yang diberikan oleh-Nya.
    Astaghfirullah saya saya harus merubah paradigma niat dalam bekerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *