Memaksakan diri untuk sabar dalam sholat

Cara praktis mendapatkan khusyu adalah dengan sabar ketika sholat. Jangan ikuti keinginan hati untuk cepat dalam sholat. Kebiasaan sholat cepat harus di rubah dengan niat yang sungguh sungguh sehingga sholat yang sabar ini akan menjadi “pemaksaan” terhadap diri. Bergerak sholat dengan sabar, membaca dengan sabar, diam dalam posisi sholat dengan sabar akan menimbulkan ketenangan pikiran, ketenangan inilah yang akan menjadikan diri kita lebih sensitif dalam menerima khusyu yang diturunkan Allah kepada kita.

Sabar ini harus benar benar dipaksakan dalam sholat, caranya adalah dengan mengabaikan dorongan dalam diri untuk mempercepat sholat Jika dalam sholat kita sabar dan ihlas maka kita akan dialiri oleh daya ketenangan dan kekhusyuan, dan kita akn merasakan betapa khusyu benar-benar pemberian Allah, bukan rekayasa pikiran kita. Ketika selesai sholat kita akan merasakan sebuah kebahagiaan hati yang sangat menenangkan.

dalam proses sabar ini kita jangan mengharapkan khusyu, cukup lakukan sabar saja. Terbetik pikiran sedikit saja tentang “kok tidak dapat khusyu ya?” maka akan merusak sistem dalam tubuh kita untuk menerima khusyu dari Allah, sehingga kita tidak dapat merasakan khusyu.

Manfaat lain dari pada menyabarkan dalam sholat adalah kta lebih sabar dalam menghadapi kehidupan, tidak tergesa-gesa dan lebih tenang.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 thoughts on “Memaksakan diri untuk sabar dalam sholat

  1. Ass.wrwb. Matur nuwun pisan Mas Pur. Dengan tulisan tersebut menambah perbendaharaan teknis uk saya menuju peningkatan khusyu. terima kasih

  2. subhanallah….hidayahMU mengenai mendapatkan khusuk dariNYA pada waktu sholat terus ENGKAU berikan melalui tausyiah ini,ya ALLAH trima kasih atas cintaMU melalui hidayah ini,amien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *