Memasuki Keadaan Tanpa Berpikir dengan Nafas

dalam tataran menyelesaikan amanah, pikiran tidak digunakan untuk memikirkan perintah, tapi pikiran digunakan untuk merencanakan bagaimana menjalankan perintah dengan benar.  Pikiran digunakan dalam hal perencanan dari mulai waktu, sumber daya , target dan lain sebagainya.

kata sami’na wa atho’na berarti setelah mengetahui ada perintah langsung jalankan , tidak ada proses berpikir lagi. Karena perintah sudah sangat jelas tinggal menjalankan. Untuk itu ini pentingnya kenapa harus buat perencanaan, harus buat time line, buat beberapa rencana , rencana A rencana B, membuat analisis dari target yang ingin dicapai dan sebagainya, nah pada tahap ini kita menggunakan akal pikiran kita.

Jika pada saat pelaksanaan masih berpikir maka akan memperlama, ibarat pemain tinju ketika berada di ring bertinju dengan lawan, maka sudah tidak menggunakan pikiran lagi, sebab jika masih berpikir maka gerakan meninju atau menangkis akan terjadi delay, dan pasti sudah kena tinju dari lawan.

untuk membantu cara berpikir kita bisa menggunakan beberapa aplikasi antara lain mind map, kemudian kalender , to do list, google task dan lainnya atau microsooft project.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.