membaca al quran tapi tidak mengerti …

Nabi Muhammad saja sampai di ulang 3 kali ketika diminta membaca tapi tidak paham …

ada urutan dalam membaca al quran ….

  1. membaca tapi tidak paham artinya golongan ini mengaku mendapat pahala hanya dengan membaca tapi tidak mendapatkan pemahaman dari apa yang dia baca, karena yang dilakukan sebatas membaca dan membaca. tahapan ini adalah tahapan paling rendah sebab membaca dengan tidak memahami artinya seperti orang yang melakukan perbuatan sesuatu tapi tidak tahu dengan apa yang dilakukannya.
  2. tahapan yang kedua adalah membaca dengan memahami artinya. Tingkatan kedua ini orang sudah mendapatkan pahala membaca plus pahala mengerti arti jadi ada dua yang di dapatkan. Tingkatan ini lebih tinggi tentunya karena sudah mengerti akan apa yang dia baca.
  3. tahapan yang paling tinggi dari mmembaca adalah membaca tidak sekedar tulisan tidak sekedar tahu artinya tapi dia mampu membaca perintah Allah di balik apa yang dia baca. Tahapan mendapatkan manfaat terbesar dari apa yang dialakukan dalam membaca al quran. Daya atau energi al quran tersimpan dalam dibalik tulisan al quran yang bukan huruf dan bukan terjemahannya. Perintah allah dalam al quran yang di pahami  akan memberikan suatu energi tersendiri dalam membawa perubahan perilaku baik perilaku berpikir perilaku beremosi dan bertindak.

itulah tiga tingkatan dalam membaca al quran , ada variasi orang dalam membaca alquran, ada yang dari kecil sampai tua al quran hanya di baca baca saja, diulang ulangan dengan mengabaikan arti dan makna perintah Allah dibalik yang ia baca, golongan ini yang penting membaca dan membaca. Ya itu memang berpahala tapi tidak mendapatkan manfaat lebih banyak dari sekedar yang dia baca. Ada kemungkinan juga orang orang golongan ini malas untuk belajar memahami arti dari yang dia baca, fokus dia hanya pada belajar tajwid, tahsin dan menghafal. saking fokusnya kedalam tiga tersebut dia lupa bahwa al quran itu adalah petunjuk hidup yang harus dimengerti arti dan makna dibalik tulisan al quran.

ada yang golongan orang kedua , yaitu orang orang yang mengerti yang dia baca , biasanya golongan ini sudah bisa bahasa arab atau sudah mempunyai al quran yang ada terjemahannya. golongan ini berusaha untuk mengerti apa yang dia baca, segala cara dilakukan agar dia bisa mengerti apa yang dia baca. Golongan ini mendapatkan banyak manfaat dari apa yang dia baca, golongan ini dapat masukan masukan nasihat seperti yang ada di quran. Namun golongan ini masih terjebak pada tulisan yang ada di quran, kemampuannya terbatas sekali dengan apa yang di mengerti, belum bisa memahami apa yang ada dibalik yang dia baca. Golongan ini tidak mendapatkan hikmah terdalam dari alquran sebab mereka tidak ada kesambungan kepada Allah SWT.

kesambungan kepada Allah ini yang akan membedakan antara golongan 2 dan golongan 3, Pada golongan 3 sudah melibatkan Allah dalam setiap pemahaman yang dia dapatkan, sehingga benar benar Allah mengajari dan memberikan petunjuk dalam Al Quran. Golongan sudah bisa menangkap wahyu dalam setiap huruf, dalam setiap kata dan dalam setiap kalimat yang dia baca. Golongan inilah yang mendapatkan manfaat terbesar dari Al quran.

untuk bisa masuk kegolongan 3 tidak perlu harus bisa bahasa arab tidak harus seorang yang benar benar ulama  tapi cukup dengan mengerti arti dengan menggunakan terjemah dan silatun atau sambung kepada Allah selamat membaca maka nanti al quran akan bercerita sendiri (Allah akan memberikan pengertian dan pengajarannya).

baiklah mari kita perbaiki dan mari kita tingkatkan kualitas interaksi dengan al quran bagi yang berada di golongan satu tingkatan ke golongan 2 , bagi yang sudah ke golongan 2 mari kita tingkatkan ke golongan 3. kita berharap agar al quran ini dapat memberikan mukjizatnya dengan ijin Allah taala tidak dengan hanya di baca seperti mantra tapi benar benar difahami disebalik tulisan yaitu membaca wahyu Allah SWT.

One thought on “membaca al quran tapi tidak mengerti …

  1. Tatkala membaca al-quran saya serasa saling tanya jawab dgn sesuatu.sangat enjoy,tenang.jadi pingin baca lagi dan lagi.apakah ini sudah benar Gus?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *