Memilih hakikat ibadah

semua ibadah ada wilayah hakikat atau hakiki atau “sebenarnya untuk apa kita di minta ibadah”. seperti hakikat ibadah puasa , hakikatnya adalah mengenal dan kembali kepada yang fitrah untuk mendapatkan ketaqwaan. kemudian hakikinya ibadah itikaf yaitu diam bukan baca quran pengajian, atau sholat di masjid. hakikinya tilawah quran yaitu membaca makna quran dan menjalankannya bukan sekedar membaca atau sekedar mengejar target jumlah juz, hakikinya sholat adalah sarana untuk kembali kepada Allah.
kalau kita tahu yang hakikat maka sebaiknya kita memilih yang hakikat. hal ini dapat kita ibaratkan kalau kita ingin makan maka makanlah yang sungguhan jangan hanya melihat gambar makanannya saja. karena melihat gambar makanan tidak akan mengenyangkan perut. kalau kita cuma membaca al quran yang tidak akan mendapatkan mukjizat al quran, jika kita sholat cuma bacaan dan gerakan saja maka kita tidak akan bisa kemana mana alias jalan ditempat, jika kita puasa hanya menahan lapar dan haus maka sia sialah puasa kita.
hakikat adalah pintu makrifat karena dengan hakikat Eksistensi Allah akan mudah kita kenal, karena muara hakikat adalah Allah. semakin kita banyak beribadah dengan selalu mengingat Allah maka kita akan mendapatkan alam kemakrifatan.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 thoughts on “Memilih hakikat ibadah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *