Menabung daya

suatu kejadian tidak akan terjadi begitu saja. Tidak ada ada orang kaya raya secara kebetulan, karena semua kjadian di dunia ini tidak ada yang kebetulan semua sudah dalam ketetapan Allah. Orang yang bisa kaya raya karena memang dia memiliki daya yang besar untuk menjadi kaya. Ada korelasi antara kekayaan seseorang dengan daya “kaya” yang dimiliki orang tersebut. kita yang memiliki harta yang sedikit dan ingin memilikinya lebih banyak saya sarankan untuk menabung daya “kaya”.

daya kaya ini lah yang akan membuat kita dikayakan Allah. daya ini saya umpamakan cc mobil , kalau mobil hanya memiliki 1000 cc maka tidak akan mampu melaju dengan kecepatan tinggi, tapi jika cc besar 3000 misalnya maka untuk melaju 150 km/jam sangatlah mudah. Analogi ini, jika kita memiliki daya kaya yang kecil maka harta yang kita milikipun kecil, tapi jika kita dayanya tinggi maka harta yang kita dapatkannya pun besar.

ada beberapa cara menabung daya “kaya” ini.

1. merasa menjadi kaya dengan banyak bergaul dengan orang kaya kemudian kita mengambil “daya kaya” dari orang yang kaya tersebut. bahasa saya : menyamakan frekwensi “kaya”

2. tidak iri dengan kekayaan orang lain bahkan cenderung senang dengan kekayaan orang lain, menghargai kekayaan orang lain. Sifat iri hanya akan menutup daya kaya tersebut

3. banyak sedekah, agar orang yang kita sedekahi memberikan daya kaya kepada kita.

4. Membuat orang lain menyangka kita kaya, bukan sombong , buat orang lain menyangka bahwa kita orang yang berlebih harta, sangkaan orang ini merupakan tabungan dia untuk kita.

etc

yang penting jika ingin kaya adalah daya nya dulu, jika daya besar maka kita akan dipaksa kaya oleh Allah, sebaliknya jika daya kita kecil maka kita akan dipaksa Allah untuk miskin. sekarang tinggal kita pilih mau dipaksa kaya oleh Allah atau mau dipaksa miskin oleh Allah…….

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 thoughts on “Menabung daya

  1. Assalamualaikum wbt..Ustaz Pur..ilmu baru saya tahu ini Ustaz terimaKasih dan Syukur Alhamdulilallah..maaf ya kalu ada tidak ngertinya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *