Menanggung salah adalah amanah

Yang namanya salah adalah lumrah yang penting tidak disengaja. Dan setiap kesalahan pasti membawa konsekwensi. Konsekwensi yang harus dijalankan dalam menjalami kesalahan yang sudah diperbuat adalah amanah yang memang harus diterima dan perintah untuk menjalaninya sampai konskwensi itu hilang. Misalnya mengikuti bisnis MLM atau permainan uang lainnya ketika mengalami kerugian atau mungkin juga tertipu maka menanggung kesalahan itu adalah amanah. Ketika seseorang menjadi kecewa karena ternyata bisnisnya menipu, kecewa ini berarti tidak amanah. Yang amanah adalah dengan tegar, mengakui kesalahan. Akibat dari kesalahan tidak harus menjadi hukuman bagi seseorang ketika dia menjadikan akibat itu sebagai amanah Allah tapi jika tidak dianggap sebagai amanah maka akibat itu bisa menjadi azab atau siksa Allah, Ini kalau terjadi di dunia kalau kesalahan tanggungan akibatnya di akhirat ya sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

Menanggung akibat dari suatu kesalahan jika dijadikan amanah maka akan menyenangkan dan menjadi penyemangat. Orang akan menjalaninya dengan penuh pelajaran dari kesalahan yang sudah diperbuat. Ini juga menjadi ciri dari orang yang istighfarnya sudah benar, sebab kesalahan bukanlah sesuatu yang di ratapi atau di sesali. Orang yang istgfarnya benar dia akan menganggap dan menjadikan kesalaha sebagai bentuk kesalahan yang tidak akan diulangnya lagi dan dia faham bahwa kesalahan itu pelajaran berharga.

Bagi siapa saja termasuk saya tentunya, yang telah membuat suatu kesalahan teruslah berjalan ke depan tidak perlu flashback kebelakang karena sudah jelas, kedepan akan membuat perubahan positif sedangkan ke belakang akan menjadikan kita semakin terpuruk dalam rasa berdosa dan bersalah.  bahasa gaulnya Move On. Move on dengan amanah amanah yang muncul setelah kesalahan kita perbuat , semakin move on dengan amanah maka hidup kita melesat dan mungkin akan mendahului mereka yang sebelumnya tidak melakukan kesalahan.

rasanya ketika menerima akibat dari kesalahan memang berat untuk move on, nah resep saya lakukan dari yang bisa dari yang mampu, teruslah bergerak dan bergerak artinya juga jangan berhenti sekali berhenti akan lebih berat lagi untuk bergerak.

Bisa jadi malu menjadi amanah bagi kita, ketika kesalahan sudah kita perbuat. ya anggaplah malu ini sebagai amanah dan perintahnya adalah menerima rasa malu itu dan terus bergerak ke muka untuk tidak malu, tentunya tidak dengan memamerkan. bersikap dan berperilaku seperti biasa dengan mengesampingkan rasa malu dari perbuatan yang sudah diperbuat. dan kalau disinggung oleh orang lain tentang kesalahan karena memang amanahnya adalah menerima kesalahan maka perintahnya tetap tenang tidak perlu emosi kalau ada perintah minta maaf maka segera sampaikan permintaan maaf itu.

Bisa jadi kesalahan itu mengakibatkan kita di marahi oleh orang habis habisan, atau menyebabkan dihukum maka amanahnya adalah menerima kesalahan dan perintahnya adalah menjalani hukuman, diam ketika di marahi dan minta maaf dari kesalahan itu. Kalau memang harus mengganti ya di ganti. pokoknya apa perintahnya jalankan. Ingat bahwa orang yang akan di tolong Allah adalah orang yang menerima amanah dan menjalankan perintah. jadi santai saja yang penting tetap di jalur amanah dan perintah.