cara mendapatkan lailatul qodar

dambaan bagi umat muslim untuk mendapatkan lailatul qodar.. apa sebenarnya lailatul qodar, seribu bulan, kalau saya mengartikan lebih rasional saja, makna malam kok dikaitkan dengan bulan berarti ada suatu keheningan, ketenangan, atau mungkin juga kegelapan kemudian diterangi oleh terang benderangnya bulan, dan tidak hanya satu jumlahnya namun seribu. bayangkan satu saja sudah membuat kita tercerahkan apalagi seribu. jadi makna malam seribu bulan adalah suatu keadaan jiwa yang tenang (muthmainah) yang mendapatkan pencerahan dari Allah seperti cerahnya bulan yang berjumlah seribu. makna tenang (malam yang tenang) adalah gambaran keadaan kesadaran yang sudah memasuki dimensi ruhani dimana sifat dari dimensi ini adalah suci, fitrah, bashiroh, tenang dan kembali kepada allah. maka dalam mendapatkan pencerahan seribu bulan maka seseorang harus berada pada wilayah tenang atau muthmainah atau wilayah ruhani baru kemudian dia akan mendapatkan pencerahan dalam hidup.

bagaimana kunci untuk mendapatkan lailatul qodar tersebut. yang pertama adalah berniat untuk tidak mencari lailatul qodar… niat ini penting kalau kita berniat untuk mendapatkan lalilatul qodar kita tidak akan mendapatkannya malah kita akan tersesat pada tipu daya syetan, jadi niatkan lurus kepada allah bahwa ibadahku, hidupku dan matiku karena allah. yang kedua adalah keyakinan yang kuat bahwa kita mendapatkan pencerahan tersebut sebagai prasangka baik kita kepada allah, jadi kita harus dapat membedakan antara niat dan berprasangka baik kepada allah sehingga tidak rancu dan kita dapat menempatkan sesuai dengan maknanya masing masing. selanjutnya adalah menerima daya karena biasanya jika yakin kepada allah bahwa allah memberikan lalilatul qodar atau apapun maka respon adalah turun nya daya nah daya inilah yang harus kita terima dan kita rasakan. sekali lagi semua tergantung dari prasangka kita kepada allah, untuk mendapatkan lailatul qodar ya sudah kita berprasangka saja kepada allah bahwa kita mendapatkannya.

6 Comments

  1. umu fatimah 02/10/2007
  2. Setiyo Purwanto 03/10/2007
  3. Yudi 18/10/2007
  4. Setiyo Purwanto 23/10/2007
  5. CINDE LARAS 01/09/2008
  6. Setiyo Purwanto 03/09/2008

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.