mendengarkan perintah Allah sambil menjalankan amanah

saya mencoba melakukan pekerjaan dengan pelan pelan, bukan karena tidak ingin selesai, tapi karena ingin apa yang saya kerjakan itu mengikuti apa yang Allah perintahkan saat itu. jadi ada dua hal yang saya lakukan dan itu memerlukan fokus yang pertama adalah mendengarkan apa yang Allah perintahkan yang keuda adalah menjalankan apa yang Allah perintahkan. Saya melakukan dan terus melakukan.

ini perlu latihan memang. sebab kita terbiasa dengan menjalankan dengan pikiran atau dengan perasaan.  Kita menjalankan sekarang ini dilatih untuk mendengarkan apa yang Allah perintahkan otomatis tidak menggunakan pikiran dan hati lagi.

Bagi saya ini adalah bentuk ketakwaan saya kepada Allah yaitu mengikuti dan menjalankan apa yang Allah perintahkan, dan kita tidak asing lagi dengan kalimat ini kan samikna wa atho’na. Kadang perintah Allah itu melalui pikiran saya atau melalai perasaan saya, dan kesadaran saya berada di kesadaran keTuhanan yang tidak serupa dengan apapun sehingga apa yang menimpa pada pikiran atau perasaan saya adalah kehendak Allah. dan tidak mungkin itu bertentangan dengan akal sehat saya. Karena akal dibekali kemampuan untuk membedakan mana yang salah dan mana yang benar.