Mengapa Allah memunculkan Ormas islam yang Radikal

coba kalau Allah tidak memunculkan ormas islam yang keras, radikal, dan agak agak agresif.. pasti Islam akan banyak dilecehkan. Beruntung kita ada kawan kawan sesama muslim yang mau menjadi ormas tersebut, rela meluangkan waktu dan tenaga nya, bahkan nyawanya. Kita ini yang boleh dibilang soft soft saja turut berdoa saja semoga tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan bersama. dan semoga pengorbanan mereka dapat membuahkan hasil.
satu hal yang terpenting khusus untuk mereka yang memiliki karakter islam keras, radikal, dan suka dengan kekuatan fisik jalankan misi anda dengan ihlas dan ridlo karena Allah, sebab dengan ihlas dan ridlo inilah nanti Allah akan membantu perjuangan anda, rasulullah dalam perang melawan kaum musyrikin tidak mengandalkan kekuatan nafsu atau kekautan otot dan tidak kekuatan pikiran tapi rasulullah menggunakan kekuatan ALlah yaitu dengan ihlas dan ridlo.
kasus kasus yang terjadi saat ini di temanggung dan cikeusik semoga dilakukan tidak dengan nafsu apalagi nafsu syetan, tapi dengan kehlasan dan menjalankan dengan lillahi taala.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 thoughts on “Mengapa Allah memunculkan Ormas islam yang Radikal

  1. Sekedar menambahkan Mas Pur bahwa dahulu Rosululloh berjuang bukan dengan menggunakan “EMOSI” melainkan berjuang atas ALLAH. Bahkan dalam satu cerita, Syadina Ali tidak jadi menusukkan pedangnya ke lawan dalam perang karena orang tersebut meludahi mukanya. Lalu Sayidina Ali ditanya kenapa tidak jadi membunuh, beliau menjawab, aku takut membunuh karena emosi (marah karena diludahi), bukan karena ALLAH. Dari sini bisa dipetik satu pelajaran bahwa dalam perangpun emosi dihilangkan. Belum lagi kisah-kisah lain yang ditunjukkan Rosululloh kepada umatnya dan itu adalah tuntunan buat kita semua. Takutnya adalah apa yang terjadi saat ini karena “orang-orang” yg mengatas namakan Islam itu hanya mengedepankan “ego” nya atau juga ternyata berjuang untuk kelompok mereka sendiri…..dan ketika kelompok ini sudah merasa paling benar sendiri justru itu adalah hal yang tidak benar (Ar-Ruum 32).

  2. ya …emosi hanya akan menghancurkan orang lain dan diri sendiri.sayang banyak orang yang mudah dipancing emosinya sehingga dimafaatkan pihak pihak yang mementingkan kepentingan sendiri jahatnya lagi mengatas namakan Islam. padahal islam tidak mengajarkan kekerasan. sadar bro Islam itu suci

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *