apakah surga itu cuma kecil, sehingga yang mempelajari ilmu inti dari islam inihanya sedikit. mengapa ilmu mengenal Allah ini hanya digemari oleh sebagian saja apakah memang Allah belum menghendaki.

bagaimana mungkin umat ini masuk surga jika tidak mengenal yang punya surga … sungguh tidak akan masuk surga mereka yang tidak mengenal Allah. logikanya, untuk apa sholat nya kalau tidak untuk menghadap Allah, untuk haji mereka kalau tidak untuk memenuhi panggilan Allah, untuk apa sedekah mereka jika tidak untuk Allah. nah.. berartikan mengenal Allah itu adalah the first,

dikebanyakan orang mengenal Allah melalui ibadah… jadi ibadah dulu baru makrifat….. dan ini sudah mendarah mendaging bahkan di kalangan pesantren. pandangan mereka adalah makrifat adalah ilmu paling akhir , pelajaran paling akhir …

belajar makrifat dibutuhkan kecerdasan dan kemampuan berfikir , karena makrifat harus meninggalkan fikiran kalau sudah tua akan lebih seulit menerima ini. lebih pas kalau masih muda belajar makrifat. kalau sudah tua sulit ….

sesak dada ini melihat ilmu yang satu ini di abaikan masyarakat, bahkan ada yang terang terangan menolak bahkan tidak sedikit yang mencibir… dikiranya ini ilmu sesat….. ehhhh…. apa mereka tidak sesat sudah meninggalkan allah dalam ibadahnya, sudah meninggalkan makrifat untuk ibadahnya.. mereka menghadap siapa kalau begitu…

baik para pembaca .. kalau ada saran silahkan beri komen….. bagaimana caranya agar ilmu makrifat ini laku seperti lakunya ilmu fiqh, ilmu tafsir dan lainnya.. terimakasih …