Mengapa para caleg memerlukan konseling pra pemilu

tidak bisa dipungkiri bahwa para calon legislatif akan menemui dua kemungkinan yaitu kemungkinan terpilih dan kemungkinan tidak terpilih alias gagal. Kalau terpilih tidak masalah artinya keinginannya terpenuhi dan hampir tidak menimbulkan krisis mental. Namun bagi caleg yang gagal menjadi legislatif akan mengalami keadaa stress yang sangat dalam. ya kalau memiliki mental yang baik tidak masalah tapi kalau memiliki mental yang lemah akan cenderung mengamali stress yang lama bahkan bisa depresi.

Ada tiga hal yang bisa menyebabkan stress atau bahkan depresi bagi calon legislatif yang gagal

  1. Mereka sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit bahkan ada yang sampai miliaran rupiah, dimana mereka berani menggadaikan tanah dan harta keluarga untuk mendapatkan pinjaman agar bisa “nyaleg”. Tentunya dengan harapan yang sangat besar bahwa dirinya akan terpilih menjadi anggota legislatif. Tapi apa mau dikata jika GAGAL !! pasti akan menimbulkan keguncangan ekonomi yang berdampak pada psikis caleg tersebut, terlebih jika keluarga tidak bisa menerima dan cenderung menyalahkan caleg tersebut, pasti beban stres yang di tanggung akan lebih besar. 
  2. Kecewa!! bayangkan ketika suatu kelompok masyarakat misalnya desa “A” sudah di sanggupi setiap warganya dibelikan seragam batik lalu ketika hasil pemilu menghasilkan hanya 2 % saja yang memilih nya, apa ini bukan merupakan kekecewaan yang amat berat selain merasa ditipu oleh satu masyarakat. Kekecewaan ini kadang menimbulkan perilaku yang aneh misalnya dengan meminta kembali seragam batik yang sudah diberikan.. resiko tidak ada yang memilih, resiki di tipu masyarakat, resiko dikecewakan harus melekat pada para caleg jika tidak maka stress berat pasti akan ditanggung. yang malu tidak hanya dirinya saja tapi juga keluarga. 
  3. harga diri ! jangan sepelekan harga diri, ketika sebelum pemilu harga diri begitu tinggi dengan baliho besar di perempatan utama jalan raya, setiap sudut ada foto dengan sejumlah slogan Semua orang mengenal siapa dia, kemudian setelah pemilu dia menjadi orang yang tidak terkenal, menjadi orang yang “kalah”, menjadi orang yang tersingkirkan pasti ini akan menjadikan kekecewaan yang amat sangat. Harga diri adalah segalanya. Jika jatuh ibaratnya seperti “mati saja”, mau ditaruh mana muka ku ini. Seolah semua orang mengatakan Hai kamu ini orang gagal nyaleg ya…… jika hal ini terjadi pasti akan menimbbulkan stress yang teramat berar
  4. dll

3 contoh diatas bisa memberikan alasan yang sangat tepat mengapa perlu adanya konseling prapemilu. Kesiapan mental yang kuat cara berpikir yang benar akan menimbulkan suatu sikap yang positif ketika nantinya menerima kekakalahan sehingga meminimalkan stress pasca pemilu.

Program yayasan solo spirit islam memberikan layanan khusus bagi para caleg agar lebih siap menerima kemungkinan kalah dalam pemilu. kami sediakan layanan baik melalui phone email ataupun tatap muka langsung (kami sediakan ruangan khusus di kantor yayasan) .

Para caleg akan ditangani secara profesional oleh psikolog minimal bergelar master (s2). untuk sementara semua klien akan saya tangani sendiri, kecuali jika pasien bertambah akan ditangani oleh psikolog lainnya.

silahkan kontak kami di 08156 77 222 99 jika memerlukan pertanyaan atau membuat appointment untuk konseling.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *