Mengapa Tuhan memberikan Rahwana cinta terlarang terhadap Shinta

Cerita fiksi ini melibatkan anoman dan rama, ya ini cerita khayalan jaman baholak, untuk mengajarkan jangan sampai seseorang mencintai istri orang lain, atau mencintai wanita yang sudah memiliki suami sah. Kejadian mencintai istri orang lain atau sebaliknya mencintai suami orang lain sudah banyak terjadi, bahkan beberapa saya menangani kasus seperti ini. Dalam cerita fiksi itu digambarkan bahwa Rahwana menculik shinta wanita yang menjadi obsesinya, padahal dia sudah bersuamikan rama. Yang akan saya bahas dalam tulisan ini adalah kenapa Tuhan memberikan rasa cinta yang begitu besar sampai menjadi obsesi dan sampai menculik segala. Orang yang sudah terkanjur mencintai sampai terobsesi dengan istri atau suami orang lain, maka dia akan melakukan perbuatan yang di luar nalar, bahkan berani berbuat apapun untuk merebut obsesinya. Jadi kenapa Allah memberikan rasa cinta terlarang yang besar kepada orang yang tidak dibenarkan.

Cinta tidak mungkin diberikan langsung besar, langsung terobsesi, pasti Allah memberikan dari yang kecil. Pada awalnyapun Allah tidak langsung memberikan cinta. Kesalahan Rahwana sehingga Allah murka dengan memberikan rasa cinta terlarang yang besar kepada rahwana adalah karena Rahwana tidak sadar bahwa rasa ini salah, mencinta shinta yang sudah bersuami ini adalah salah, dan dia tidak mau move on. Serta yang paling penting adalah memohon ampun kepada Allah dan mohon di cabut rasa cintanya kepada shinta yang terlarang.

Sebenarnya sepele saja kesalahannya rahwana dan sebenarnya sepele saja obatnya, kesalahannya adalah dia tidak move on dan memohon kepada Allah untuk mencabut rasa cinta itu dan obatnya sepele ya sadar itu salah, memohon kepada Allah agar di cabut dan move on. Tapi dari yang sepele ini sangat diabaikan oleh rahwana dan ketika pemberian cinta itu semakin haru semakin besar maka semakin tak tertahankan oleh rahwana dan akhirnya menimbulkan perilaku jahat yaitu menculik Shinta.

Kenekatan kenekatan kasus perselingkuhan terjadi karena menyepelekan yang sederhana, dan tidak mau meminta Allah untuk mencabut rasa yang salah itu. Cinta dapat merusak segalanya, merusak keluarga merusak dunia jika cinta itu objeknya terlarang.