mengenalkan Allah pada anak dengan mendongeng

dongeng adalah cara yang paling praktis untuk mengenalkan Allah kepada Anak. tidak sulit kok untuk mengenalkannya. ceritakan saja hal hal yang baik kemudian masukkan Allah di dalam cerita tersebut. misalnya ” … ada seekor kucing yang kelaparan.. kemudian dia minta sama Allah ..ya Allah aku lapar aku minta makan ya Allah… dan tiba tiba ada seorang kakek kakek yang membuang makanannya di dekat kucing tersebut dan .. Hap.. dimakanlah makanan yang dibuang tadi.. kemudian si kucing kenyang dan tidak lapar lagi… kemudian kucing pun berterimakasih kepada Allah.. ya Allah terimakasih ya… sekarang aku tidak lapar lagi.. engkau baik.. deh..”

nah tidak susah kan bagaimana mengenalkan Allah kepada Anak, yang penting libatkan Allah dalam dongeng kita kepada anak. semakin banyak memori tentang Allah masuk kedalam diri anak baik itu Allahnya sendiri, sifatnya Allah dan perbuatannya Allah maka nanti Anak akan lebih mudah dekat dengan Allah ketika besarnya, anak akan lebih mudah yakin , anak akan lebih mengenal Allah. dan dia akan mengandalkan Allah seperti bagaiman atokoh tokoh dalam dongeng tersebut mengandalkan Allah.

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 thoughts on “mengenalkan Allah pada anak dengan mendongeng

  1. Ketika anak kami yang pertama baru tk, dia bertanya; Memang Allah ada berapa?
    saya balik bertanya, kenapa? katanya Allah ada dimana-mana, begitu jawabnya.
    Bu Guru bilangnya apa? kata bu guru Allah itu maha esa, artinya hanya satu, tidak ada yang serupa dengan-Nya. itu sudah ngerti… begitu jawab saya.
    Tapi kenapa di tv itu katanya Allah ada dimana-mana.
    Sejenak saya berpikir untuk memberikan pengertian sesuai nalarnya.
    Mulai saya perkenalkan dengan sifat2 Nya.
    Maksudnya begini nak, Allah itu maha melihat dan maha mengetahui.
    Jadi kalau kamu ngumpet dimanapun Allah tahu, apalagi kalau kamu bohong.
    Walaupun bapa dan ibu tidak tahu, Allah maha tahu. makanya tidak boleh bohong!
    Kenapa Allah maha mengetahui, karena Allah yang menciptakan semuanya.
    Contohnya begini, kalau kamu membuat teh manis, terus ditaruh dimeja.
    Bapa tidak tahu itu teh manis kalau belum mencicipi, tapi kamu sudah tahu bahwa teh yang di meja itu manis. coba kalau kamu kasih garam, tidak ada yang tahu teh itu asin, kecuali kamu sendiri.
    Dia pun tertawa puas dan paham dengan penjelasan seperti itu.

    Mas Pur, mungkin penjelasan saya kepada anak kurang tepat, tapi saat itu dia dapat memahami.

    Salam.

    • ya pak, seperti ikan yang hidup di air, si ikan bertanya airnya ada berapa, maka jawab bapaknya ikan…. airnya 1 dan ada dimana mana…. maka anakikan pun puas dengan jawaban bapaknya. salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *