Mengendalikan Nasib

merubah nasib dengan syukur
syukur dapat merubah nasib

Nasib bisa kita kendalikan asal kita tahu caranya dan kita kuat dalam menjalankan. caranya sederhana namun kesungguhan dan keistiqomahan harus dijalankan dengan ketat. Kita ingat bahwa Allah tidak merubah suatu kaum jika kaum itu tidak mau berubah, kita juga ingat bahwa Allah sesuai dengan prasangka hambanya, kita juga ingat tentang doa dan Allahpun mengabulkannnya, dan saya kira masih banyak lagi ayat ayat atau hadis yang berbicara mengenai hal tersebut. Dari beberapa hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa Allah mengikuti apa yang kita maui tapi ketentuan dan syarat berlaku.

syarat dan ketentuan itu intinya, tentang bagaimana mengendalikan nasib, adalah dengan syukur. Syukur merupakan cara yang paling praktis dan cepat untuk merubah nasib. Nasib itu bukan terletak pada jumlah harta tapi nasib itu adalah bahagia atau tidak? itu kuncinya. sekarang pertanyaannya kenapa orang miskin tidak bahagia dan orang kaya bahagia? jawabnya adalah kalau orang miskin itu biasanya tidak menerima (tidak syukur dengan apa yang dia terima) sehingga dia tidak bahagia sedangkan orang kaya biasanya dia bersyukur dengan apa yang dia terima sehingga dia bahagia. Kalau orang bahagia karena bersyukurnya maka Allah akan menambah nikmat dan menambah nikmat, dan orang miskin yang tidak bersukur maka dia akan semakin sengsara karena adzab Allah semakin pedih. Oleh karena itu orang miskin harus bersyukur agar nasibnya bisa cepat berubah, insya Allah jika hati bahagia akan dilapangkan rizkinya.

kunci merubah nasib ada di syukur, maka MODE ON syukur dimanapun dan kapanpun