mengikuti daya (hidayah) dan jangan tunda

sesuatu yang baik jangan oernah  ditunda, semisal silaturahmi sekali di tunda maka berat untuk melakukannya lagi. daya itu turun suka suka Allah, tapi Allah akan kecewa ketika kita tidak mengikuti apa yang menjadi perintahnya. sudah tahu itu baik kenapa harus berpikir. daya itu akan ada jika kita memilki potensi yang baik, misalnya secara tidak sadar kita meniatkan … misalnya ketika duduk santai.. yuk sedekah.. .. ketika terbersit dan terucap hati kita maka segera saja kita bersedakah.

orang orang sholeh yang sudah bersih danjernih hati biasanya melakukan apa apa yang ada dalam hatinya, pernah suatu ketika saya bersilaturahmi ke tampat Habib Lutfi pekalongan, saya lupa peristiwanya… tapi yang saya ingat pada waktu beliau berkata ….” .. saya juga tidak mau, tapi kehendak Allah mau apalagi”…

ya kitapun ada baiknyabelajar tentang bagaimana melaksanakan apa yang terbersit dalam hati, untuk melaksanakan apa yang terbersit dalam hati tidak perlu berpikir yang aneh aneh.. cukup ikuti daya dorong positif misalnya beribadah. semakin kita mengikuti daya positif untuk beribadah maka daya itu akan besar dan semakin besar daya itu akan menghilangkan daya yang negatif .

dan ada hal lain yang perlu untuk kita ketahui bahwa jika kita beribadah mengikuti daya tadi maka ibadah kita akan terasa nikmat sekali. contoh misalnya ketika kita ingin bersedakah 5000 rupiah maka ketika saat itu juga kita bersedakh 5 ribu rupiah maka hati kita langsung blog… terasa lega dan nikmat. berikan saja sedekah itu kepada siapapun orang yang mau didepan kita, bisa anak anak , bisa orang lain atau siapapun lah…

ibadah yang berasal dari dalam jiwa akan memberikan dampak keihlasan yang tersendiri ..dan akan sulit kita capai jika kita beribadah karena paksaan. dan biasanya ibadah yang seperti ini memang ibadah yang bersifat sunah. seperti sholat dhuha, sholat tahajud, sedekah , puasa sunah dan lain sebagainya.

daya ini tidak bisa kita rekayasa, daya ini adalah asli dari Allah dimana kita sering menyebutnya dengan hidayah. bagaimana cara mendapatkannya tidak ada cara lain kecuali kita berniat untuk beribadah kepada Allah dan memohon kepada Allah daya hidayah tadi. ya Allah berikan kami hidayah kekuatan agar kami dapat bersedekah, sholat , puasa dan ibadah lainnya… dan jika hidayah itu turun cepat jalankan dan lakukan..

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

4 thoughts on “mengikuti daya (hidayah) dan jangan tunda

  1. Salam kenal Bung Setyo… Apakah setiap keinginan kita itu Hidayah? karena ada keinginan Baik, jg Buruk ?
    Apakah Benar “Tidak ada satu helai Daun gugur tanpa Seizin ILLahi ? trims semoga terus mendapat Hidayah NYA. Amiin

    • kalau keinginanitu biasanya dari ilham pak, ada ilham baik dan ada ilham buruk. jika kita mendapatkan ilham baik maka segera kita laksanakan namun jika mendapatkan ilham buruk segera bertobat. demikian pak salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *