menjadi seorang Imam sholat

Imam sholat ada adabnya, tidak semua orang bisa jadi imam. yang paling penting menjadi imam adalah bagaimana dia bisa mengajak makmum untuk sholat yang lebih berkualitas. Imam yang sholatnya sangat cepat sehingga makmum tidak mampu mengikuti dengan bacaan yang sempurna maka imam yang demikian perlu di beri peringatan keras.

Imam harus bisa menjadi contoh dalam menjalankan sholat dengan baik. Ironi saat ini, ketika berjamaah tidak mendapatkan tumakninah tapi ketika sholat sendiri bisa lebih tumakninah. kalau imam sholat tidak tumakninah untuk apa sholat berjamaah. seharusnya sholat yang berkualitas ada pada sholat berjamaah tapi kalau sholat berjamaah malah mengurangi kualitas sholat ya…. untuk apa sholat berjamaah, lebih sholat sendiri di rumah dengan penuh tumakninah dan berkualitas. menurut saya lebih baik sholat sendiri tapi tumakninah dari pada sholat berjamaah tapi tidak tumakninah.

tidak ada hikmah sholat berjamaah selama kita menjalankan sholatnya tidak mengikuti aturan Rasulullah. Kalau aturan rasulullah sholat berjamaah itu harus tumakninah maka cobalah untuk tumakninah dalam sholat berjamaah.

Menjadi Imam sholat memang banyak aturan yang harus dipenuhi. selain bacaan yang lebih baik, pengetahuan agama yang lebih baik, dan beberapa aturan lainnya yang harus dipenuhi oleh seorang imam. ada syarat lain yang sering dilupakan oleh seorang imam yaitu kemampuan imam dalam mengajak jamaah untuk  bersama sama rukuk dan sujud kepada Allah. kemampuan yang satu ini tidak semua imam mampu karena skill ini di dapat dengan latihan kejiwaan yang kuat dari seorang imam. seorang imam harus mampu masuk ke wilayah kejiwaan yang tidak terbatas sehingga ketika sholat dia bisa menyatukan jiwa jiwa orang yang berjamaah untuk bersama sama sujud dan tunduk kepada Allah SWT.

Seorang imam adalah seorang yang memiliki kuasa penuh pada jamaah. jadi seorang imam harus memiliki otorita yang kuat dan imam harus memegang kendali ini dengan penuh amanah dan berwibawa. jangan takut jika dikatakan “jadi imam kok lama” atau cemoohan lainnya…. seorang imam tidak perlu takut bahwa gara gara sholatnya tumakninah lalu peserta sholat akan sedikit…. jangan takut ….. seorang imam harus kuat memegang sunah rasul, karena memang amanah yang harus dipikulnya adalah sholat yang seperti rasulullah, bukan sholat yang mengikuti keinginan para jamaah.

sebagai makmum saya mendukung imam yang memiliki komitmen dalam menjalankan sholat yang tumakninah. semoga Allah memahamkan kewajiban tumakninah dalam setiap sholat kita terutama sholat berjamaah ini.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

10 thoughts on “menjadi seorang Imam sholat

  1. motivasi yg bagus banget. saya di kampung jd imam masjid, saya sangat termotivasi oleh artikel bpk ini. selama bbrp thn saya mencoba membawa jamaah ke arah tumakninah yg lama ini, ttp seringkali dimentahkan oleh para ustadz/kyai yg mendoktrin masyarakat dg ajaran: ‘lamanya tumakninah itu kadar membaca subhanalloh’ dan hadits yg menyuruh ‘imam meringankan shalatnya’. imam yg rukuk sujud lama bs dimasukkan kategori imam yg dibenci, bahkan ada menimbulkan kasak-kusuk pemecatan imam dr jabatan di takmir masjid.

    • betul itu, apalagi kalau imam yang patas itu justru adalah kyai/ustadz. mau ngingetin juga rikuh pekewuh. kondisi ini paling parah pas shalat taraweh. la wong shalat subuh yang cuma 2 rakaat aja ya mentolo ngebut.
      shalat tumakninah ini perlu menjadi sebuah gerakan…gerakan massal.

  2. Assalaamu alaikum wr.wb.
    Nahmaduhu wanushalli ala rasulil kariim.
    Semoga mas setyo dan saudara-saudaraku yang lain senantiasa di dalam rahmat dan berkah Allah SWT
    betul mas, tulisan di atas sangat tepat…… alhamdulillah Allah SWT masih memberi kami hidayah untuk konsisten sampai saat ini sholat berjamaah di masjid walaupun saya merasa kadang-kadang ada imam yang sholatnya agak cepat, terutama saat rukuk, itidal dan sujud….. ingin rasanya melaksanakan sholat wajib dirumah, tapi disisi lain demi mengikuti sunnah Rasulullah SAW, saya tetap sholat berjamaah di belakang imam tersebut. Betul kata mas setyo kita harus mendukung, imam yang bisa tumakninah. Terkadang ada orang yang bisa sholat dengan tumakninah tapi bacaan qur’annya (tajwid) agak pas-pasan demikian juga dalam hal hapalan qur’an, sementara masyarakat umum menganggap bahwa yang lebih utama jadi imam adalah yang fasih bacaannya dan memiliki banyak hapalan qur’an, walaupun kecepatan rukuk, itidal dan sujudnya diatas rata-rata. Menjadi PR bagi kita semua untuk mengingatkan imam yang seperti ini. Menurut pendapat saya (maaf kalau salah) tidak mungkin kita akan meninggalkan sholat berjamaah di masjid hanya karena persoalan imam yang tidak tumakninah, tapi disisi lain saya sering didatangangi perasaan bersalah tidak melaksanakan sholat yang disertai tumakninah (padahal ini juga sunnah rasul yang lebih utama) hanya karena mangikuti ritme imam yg terlalu cepat. Mungkin ini adalah penyakit kronis melanda masjid-masjid kita saat ini. Mencermati tulisan mas setyo di atas, ada pesan tersirat yang harus kita laksanakan yaitu sholat berjamaah dengan tumakninah harus senantiasa diwacanakan dimasjid-masjid agar sunnah Rasulullah SAW tentang pentingnya sholat khusyu dan sholat berjamaah dapat kita laksanakan.
    Mau tanya mas apakah kondisi ruhaniah seorang imam dapat berpengaruh terhadap ketenangan makmum dibelakangnya.
    Jazakumullah…

  3. wahai para imam sholat fardhu di masjid, cobalah hilangkan nafsu-nafsu yang mengejar sholat. Hilangkan nafsu-nafsu ingin cepat selesai sholat, ingin segera mengerjakan aktivitas yang berikutnya, Ingatlah, ketika sholat kita menghadap Allah untuk menghaturkan sebaik-baik pujian, setinggi-tinggi penghormatan, serendah-rendah ketundukan, kepasrahan total, menyampaikan doa dan permohonan. Oleh karena itu selayaknyalah hati, pikiran, jasad harus thumakninah.

  4. tidak thumaninah berarti gak syah sholatnya wajib mengulangi..sahabat aja ada yg di suruh ngulang2 sholat gara2 gak thumaninah krn di mata rosul itu belum sholat

  5. assalamualaijum wr wb
    ..mas klo berjemaah sama imam yg bertato gimana sah ga solatnya ya?
    terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *