menjadikan reflek mengantuk untuk kembali kepada Allah

Reflek bisa muncul dalam diri manusia karena pembiasaan. Jika sering melatih diri untuk kembali kepada Allah ketika mengantuk maka lambat laun akan menjadi reflek untuk kembali pulang ke Allah. yang mengantuk adalah tubuh, jadi biarkan saja dia tidur, tugas kita hanya menjaga jangan sampai kesadaran kebawa tidur, tetaplah berjaga meski badan tidur.
maka perlu adanya niat yang sungguh-sungguh untuk menjadkan tidur sebagai tempat untuk berdzikir kepada Allah. Sensasi pertama ketika melakukan praktik ini biasanya orang akan mengetahui bahwa dirinya tidur tapi mash belum bisa ngapa ngapain, namun waktu berjalan sangat cepat, dan proses relaksasi tubuh akan sangat cepat, sehingga efektif untuk tidur dalam waktu yang singkat.
saat mengantuk adalah saat yang tepat karena ketika seseorang sudah tidur maka Ruh orang tersebut diambil Allah, di tahan untuk nantinya di kembalikan lagi ketika akan bangun. nah ketika Ruh diambil maka saat itu pula kita ihlaskan untuk kembali pulang. Jadi adanya kesediaan dan keihlasan kita ketika Ruh diambil Allah ketika kita tidur akan menyebabkan kita mengalami tidur yang sangat menyenangkan dan itulah surga nya orang tidur, yaitu bisa tetap sadar dan merasa aman dalam tidur, coba bayangkan jika masuk alam mimpi dikejar kejar, kemudian muncul mimpi buruk
semakin sering kita mempraktekan mengantuk-pulang ke Allah, mengantuk lagi-pulang ke Allah lagi, emngantuk-pulang, mengantuk-pulang maka ini akan menjadi sebuah model conditioning perilaku yang akhirnya akan memunculkan sistema dalam syaraf untuk langsung membentuk asosiasi antara emngantuk dan pulang ke Allah.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

5 thoughts on “menjadikan reflek mengantuk untuk kembali kepada Allah

  1. mau tanya mas pur, apakah dengan kita menyadari kalau kita sedang tidur dan bermimpi( waktu bermimpi kita mengendalikan mimpi kita atau enjoy dengan mimpi kita krn kita tahu itu hanyalah alam mimpi ) itu termasuk kesadaran ruh atau jalan kembali/sensasi dari menuju pulang ke Allah
    Suwun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *