menjaga pandangan dari yang bukan muhrim

manusia diciptakan salah satunya dibekali dengan kemampuan bereproduksi, berkembang biak atau beranak pinak. sehingga manusia dalam jasadnya dibekali dengan keinginan atau dorongan atau hawa untuk melakukan kegiatan reproduksi. dorongan ini dalam setiap orang tidak sama tergantung dari usia, jenis makanan yang dimakan, dan kemampuan untuk mengendalikan.
menjaga pandangan yang bukan muhrim termasuk dalam pengendalian dorongan tersebut. ada satu cara untuk mengendalikan dorongan tersebut yaitu dengan
1. mengalihkan dalam hati atau mengalihkan kecondongan dala hati agar ke Allah.
2. menyadari syahwat sedang On dan jangan kita ikuti beralihlah untuk pasrah menuju ke Allah
dengan 2 cara tersebut dorongan nafs syahwat tadi berangsur angsur akan hilang.

One thought on “menjaga pandangan dari yang bukan muhrim

  1. Benar itu Mas Pur,
    Walaupun aurat tertutup rapat, yang namanya godaan nafsu selalu ada, kalau hati tidak ke Allah. Di sekitar kita, apalagi di tempat umum seperti Mall, kendaraan Umum dll. banyak sekali pemandangan yang menggoda syahwat. Kiat saya kalau melihat hal2 seperti itu, pertama memalingkan muka dan istighfar serta mengucap dalam hati, Aku berlindung kepada Allah dari godaan nafsu yang menyesatkan. terus pasrah ke Allah, tiba2 lerem dan langsung ada sambutan “DERR…” (pinjam istilahnya Ust. Deka)
    Alhamdulillah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *