Menjalankan ibadah ramadhan dengan berserah diri

ketika anda menjalankan ibadah ramadhan dengan penuh berserah diri maka anda akan menikmati semua amal ibadah tersebut. ketika anda menjalankan puasa maka semua yang anda alami ketika puasa dapat anda lalui dengan penuh keihlasan sehingga lapar dan haus bukan menjadi beban lagi atau tidak lagi menyiksa anda bahkan yang terjadi adalah sebailknya yaitu berubah menjadi kenikmatan.

ketika anda menjalankan shalat tarweh tidak akan anda menjalankannya dengan ketergesaan untuk mendapatkan 11 atau 23 rekaat, anda menjalankan dengan santai tenang dan muthmainah. dan anda akan meninggalkan semua kebanggaan bahwa anda telah selesai sekian rekaat, anda telah mengamalkan ini dan itu dalam ramadhan.

ketika anda tilawah quran atau tadarus  dngan menjalankannya dengan berserah diri kepada Allah maka anda tidak lagi membaca dengan kecepatan 100km/jam tapi anda akan membacanya dengan penuh kekhusyuan di tiap hurufnya di tiap makhroj nya, di tiap kata per kata, subhanallah .. bacaan anda akan menggetarkan hati anda dan orang-orang yang mendengarkan, tapi jika anda baca dengan kecepatan 100km/jam anda tidak mendapatkan getaran ditiap huruf yang keluar dan orang-orang berisik dengan cara membaca anda.

ketika anda menjalankan sedekah dengan penuh berserah diri kepada ALlah maka anda akan merasakan betapa kita tidak memiliki apa apa dan semua adalah milik Allah, hilang kesombongan ketika anda menjalankan ibadah sedekah.

ramadhan tinggal beberapa saat lagi maka mari kita belajar berserah diri kepada Allah sejak sekarang sehingga pada saatnya kita bisa benar benar menjalankan ibadah puasa dengan penuh kepasrahan diri kepada Allah.

materi ini saya sampaikan dan saya latihkan kepada jamaah sholat khusyu di masjid fatimah sebagai penutup menjelang ramadhan karena ramadhan halaqoh libur hingga tanggal 19 september 2011.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One thought on “Menjalankan ibadah ramadhan dengan berserah diri

  1. Assalamuaikum wr wb

    Terima kasih artikelnya Pak, semoga kita senantiasa dikaruniai kemampuan untuk pasrah kepadaNYA dalam seluruh aspek kehidupan terutama di bulan yang kita nanti-nanti ( Romadhon ) dan seterusnya sampai kita dipanggil menghadap kembali kehadiratNYA. Amiin

    Wassalamualaikum wr wb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *