menyelami ajaran Allah

Setiap hari kita akan di pengalamankan oleh ALlah akan pemahaman pemahaman baru, untuk itu pertahankan jika sedang mendapatkan tuntunan. pertahankan dan jalani itu selama mungking. karena dari pengalaman yang sekarang sedang diajarkan ALlah akan dapat membuka pintu ilmu yang baru. demikian seterusnya hingga tak terbatas

suatu saat kita diajari Allah dengan rasa ketundukan dan kepasrahan maka pertahankan sikap itu dan bawa dalam setiap kehidupan. suatu saat lagi kita dibawa atau diajarkan pada suatu keadaan iman maka pertahankan ajaran itu hingga kita paham betul betul meresapinya.

kalau perlu bila kita mendapatkan nya dalam suatu keadaan maka kalau bisa kita diam sejenak dan pelajari hingga seksama, kesankan dalam ingatan kita hingga menjadi bagian memori yang mudah kita panggil kembali.

allah mengajarkan sesuatu yang mudah dan tidak sulit. allah mengajarkan tidak dengan bahasa verbal atau non verbal namun bahasa paham yang mudah dimengerti oleh siapapun. kepekaan kita akan ajaran allah ini akan membawa kita pada kedewasaan dalam berspiritual yang tiada henti dan terus akan berubah. mungkin secara materi pelajarannya sama misalnya mengenai iman atau bersyukur namun kedalaman nya dari waktu ke waktu akan selalu berubah dan semakin dalam dan semakin dalam. inilah tanjakan spiritual yang harus dialalui dengan sabar dan tidak ngoyo.

yang penting sikap kita agar dapat menerima ajaran allah adalah sikap kita yang selalu terbuka dan menerima ihlas ke allah. inilah inti dari ajaran “berguru kepada allah”.

0 thoughts on “menyelami ajaran Allah

  1. Kalimat yang terakhir sangat indah, yang seringkali dilupakan orang. Lebih sering orang bersikap tertutup, closed mind dalam menerima sesuatu informasi atau pemahaman dan hal yang baru yang dirasa berada diluar comfort zone nya, sehingga meresponnya dengan penolakan terhadap informasi tersebut…

  2. Siapa saja yang mengikuti petunjuk-Nya, pastilah mereka tidak akan merasa takut dan khawatir, takut dan khawatir adalah pertimbangan hati…..Ilmu itu kerjaan otak, iman itu kerjaan hati. Mengapa orang banyak stress karena kerjaan hati dipakainya otak…., mengapa khoq shalatnya nggak menghilangkan kekejian dan kemungkaran ? karena agamanya ada diotak, nggak adil dong, bukankah yang diminta pertanggungan jawab itu hati ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *