meyakini Allah sampai hati kita tenang

Kalau meyakini Allah namun hati belum tenang berarti yakinnya belum sempurna, meyakini Allah ini harus sampai pada level “sempurna” artinya sampai hilang rasa keraguan kita. kalau kita misalnya banyak hutang kemudian kita masih belum tenang bahwa Allah akan membantu kita maka Iman kita kepada ALlah bahwa ALlah bisa membantu kita dalam hal menyelesaikan hutang perlu kita pertanyakan. Tapi kita kita benar benar yakin bahwa ALlah bisa membantu kita dalam menyelesaikan hutang maka hati kita akan tenang dan jalan keluar pasti akan datang dari jalan yang tidak kita sangka sangka.
Keyakinan kepada ALlah ini harus selalu dilatih terutama pada saat kita sholat, yaitu ketika kita takbir maka benar benar hadapkan diri kita kepada Allah SWT. kemudian ketika sudah berhadapan coba kita benar benar berinteraksi kepada ALlah sesuati dengan bacaan can gerakan yang kita lakukan dalam sholat. semakin kita melakukan interaksi dengan allah dengan kedalaman rasa dan jiwa maka keyakinan kita akan tumbuh menjadi kuat. sehingga tidak ada pertanyaan lagi “BAGAIMANA AGAR IMAN SAYA KUAT” .
ketenangan hati kita sangat tergantung dari seberapa kuat pegangan kita kepada Allah dan seberapa percaya kita kepada ALlah. tidak ada orang hidup yang tidak punya pegangan pasti memiliki pegangan kalau hidupnya ingin tenang, pegangan itu bisa benda, tuhan selain Allah, pegangan harta, pegangan anak tapi ingat pegangan tersebut meski membuat tenang tapi tergolong syirik dan sifatnya tidak permanen.
Iman harus selalu kita bina melalui sholat karena sholat merupakan cara paling efektif untuk melatih dan mengembangkan iman.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *