wah memang sekarang ini terjadi pembelokan akan makna bidah, saya sampai cape menanggapi orang yang sok suci dan mengatakan bahwa mereka bidah, itu bidah, dan ini bidah. kesombongan diri yang menelorkan diri pembidah (hobi membidahkan) memang sudah menjadi penyakit umum di masyarakat muslim. yang beda keyakinan yang beda syariat akan membidahkan orang diluar kelompoknya yang berbeda. ini sudah sangat parah. lebih parah lagi yang membidahkan tidak sadar kalau dirinya juga lebih bidah … seperti jelas jelas rasulullah mengajarkan untuk sholat yang tumakninah tapi ketika ada sekelompok orang yang belajar tumakninah malah di bidahkan… .

inilah kritik pedas buat model pendidikan agama yang berupa doktrin, fiqh minded dan sok syariah… dan sangat hukum sekali. agama dipandang sebagai hukum bukan sebagai jalan menuju kebahagiaan terlebih kembali kepada allah. agama jadi bumereng yang bisa menyerang orang lain dan diri sendiri.

agama bukan lah hukum thok…. tapi agama lebih dari itu.. kita lihat kisah kisah rasulullah selalu mengedapankan ahlak.. coba kalau hukum yang dinomorsatukan wah pasti rasulullah saat itu tidak akan mendapatkan jamaah.

orang beragama harus bisa menemukan kebahagiaan sejati, bukan kebahagiaan artifisial misalnya bahagia sudah sholat sebab nanti akan masuk surga.. sholat dan surga adalah kebahagiaan artifisial, pertanyaannya mengapa allah menciptakan sholat dan surga sebab allah berkeinginan agar kita bisa kembali kepada allah denga sempurna tidak malah tersesat di sholat dan surganya… maka ini lah setan yang selalu menyesatkan. kesesatan adalah sesuatu yang bukan allah. pergunakanlah sholat dan surga sebagaimana mestinya dia hanya sebagai alat atau kendaraan yang diciptakan allah agar manusia bisa selamat kembali kepada Nya.

kalau kita terjebak pada kendaraannya dalam artiannya kita berkutat pada masalah masalah fiqh, masalah hukum agama maka kita tidak akan pernah menaiki kendaraannya kita cuma berdebat dengan pengendara lain kamu pake honda aku pake yamaha ….. tidak naik naik cuma berdebat yang satu irit yang satu enak dikendarai… wah payah…sampai kapan pun tidak akan sampai.. bahkan sampai ajal menjemputpun masih eyel eyelan (debat)masalah irit dan tidak irit.  inilah kenyataan di masayarakat kita maka marilah saudaraku berhentilah untuk mendakwahkan bidah.. coba lihat diri kita masing2,  lihat ahlak kita , pantaskah kita masih mengatakan orang lain bidah, orang lain tidak benar, orang lain masuk neraka…. punya hak apa kita memasukkan orang dalam golongan masuk neraka atau masuk surga…kita hanya berbakti kepada allah untuk menjalankan ibadah lebih baik dari kemarin  yang tahu benar tentang bidahnya kita hanya allah, yang tahu kita ke neraka atau ke surga juga allah maka luruskan hati untuk memperbaiki diri sendiri dan menaiki kendaraan agar kita sampai tujuan dengan selamat.

onda aku pake yamaha ….. tidak naik naik cuma berdebat yang satu irit yang satu enak dikendarai… wah payah…sampai kapan pun tidak akan sampai.. bahkan sampai ajal menjemputpun masih eyel eyelan (debat)masalah irit dan tidak irit.  inilah kenyataan di masayarakat kita maka marilah saudaraku berhentilah untuk mendakwahkan bidah.. coba lihat diri kita masing2,  lihat ahlak kita , pantaskah kita masih mengatakan orang lain bidah, orang lain tidak benar, orang lain masuk neraka…. punya hak apa kita memasukkan orang dalam golongan masuk neraka atau masuk surga…kita hanya berbakti kepada allah untuk menjalankan ibadah lebih baik dari kemarin  yang tahu benar tentang bidahnya kita hanya allah, yang tahu kita ke neraka atau ke surga juga allah maka luruskan hati untuk memperbaiki diri sendiri dan menaiki kendaraan agar kita sampai tujuan dengan selamat.