nasab keilmuannya langsung Rasulullah

Rasulullah sudah menghalalkan keilmuannya untuk di amalkan. Kutinggalkan dua perkara yaitu quran dan sunah, dua perkara ini untuk di amalkan dan saya kira apa apa yang ada di quran dan sunah sudah cukup bagi kita untuk diamalkan, tinggal kita bagaimana membuat amalan tersebut lebih mudah di amalkan. misalnya perintah haji maka dibuatlah manasik haji, kemudian untuk bisa membaca al quran maka dibuatlah cara baca dengan metode iqro, dan lain sebagainya. 

amaliah amaliah yang dari quran dan sunah tidak perlu baiat lagi, cukup dengan syahadat sebagai janji setiap kepada Allah dan Rasulullah. Bukan janji setiap kepada orang atau organisasi.

ada satu hal lagi jika seseorang dibaiat dan ijazah pasti amaliahnya ada embel embel lain selain ke Allah dan ini membuat apa yang di amalkan menjadi tidak lurus lagi ke Allah, ada embel embel agar bisa selamat bersama yang membaiat (bukan selamat karena Allah), agar sakti, agar rejeki lancar, agar bahagia, agar masuk surga dan lain sebagainya. ada semacam jual beli antara yang membaiat dengan yang di baiat. jual surga dibeli baiat, jual sakti dengan baiat, jual bahagia dengan baiat, jual keanggotaan organisasi dengan baiat. kalau lurus ke Allah pasti tidak ada baiat dan ijazah karena tidak ada embel embel kecuali hanya lurus ke Allah, dan mengikuti sunah rasul dan quran yang sudah jelas kebenarannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *