autogenik penerapannya untuk sholat khusyu

sholat sebenarnya melibatkan seluruh aktivitas tubuh. syaraf syaraf dalam seluruh tubuh digerakkan dengan otak melalui niat yang sungguh2. dengan niat ini merupakan bentuk dari “tell the body” untuk dijalankan. Perintah itu diawali dengan takbir hingga nantinya pada saat salam.niat yang kuat akan dialirkan ke otak dan otak akan menyalurkannya ke syaraf syaraf untuk menggerakkan otot.

ketika seorang sholat maka niat membesarkan allah maka otak akan memproses dengan kekuatan akal kekuatan koordinasinya dengan fisik sehingga muncul sikap tidak sombong, sikap tidak kenal takut, dan sikap pengenolan diri.

ketika hendak sujud maka niat tunduk kepada allah ini maka tubuh akan terdorong kedepan dan terdorong untuk melakukan gerakan sujud. demikian pula pada saat duduk iftirasy maka niat meminta ampun akan membentuk atau menghasilkan sikap jiwa yang tenang, warhamni akan membentuk hati dan jiwa yang dingin, warzuqni akan membentuk jiwa yang semangat untuk mencari nafkah.

dan demikian seterusnya sehingga betul betul bahwa sholat dapat dilatih atau dikombinasikan dengan pelatihan autogenik sehingga sholat dapat dijadikan sebagai terapi terhadap stress

Training satu malam di Tawangmangu bersama Abu Sangkan

wilayah hakikat memang tidak untuk di tanyakan apalagi didiskusikan, namun dipraktekan dan di rasakan. dan memang jika belum nyampe atau belum dapat merasakan sebaiknya diam. itulah sala satu ajaran yang disampaikan ustad abu sangkan dalam acara pelatihan di tawangmangu solo. pesertanya memang terbatas hanya mereka yang benar benar mendalami ilmu hakikat makrifat sajalah yang diperkenankan hadir, itupun masih diseleksi lagi pernah mengikuti secara aktif halaqoh patrapan di rumah. peserta ini merupakan gabungan dari 3 kelompok yaitu kelompok solo, jogja dan semarang.

acara ini memang tidak direncanakan sebelumnya spontanitas saja dari ustadz Abu untuk mengadakan training di tawangmangu pelajaran yang diberikan Pak Abu antara lain :

1. spongebob squarepaint

2. percaya

3. autogenik training

4. pemrograman otak

5. penanaman niat

6. senam khatr

Sholat meditasi ku

aku aktifkan jiwa ini ketika sholat, untuk menuju kehadirat ilahi. awal aku latihan nyambung ketika sholat ini, tidak tahu allah yang seperti apa,  aku hanya yakin dan yakin bahwa aku sedang menuju allah. aku melakukan sholat dengan objek meditasi yang aku sendiri tidak tahu, aku dulu ketika diberitahu cara sholat seperti ini pada awalnya kurang percaya, apa mungkin meditasi dengan objek yang kita sendiri tidak tahu?. namun ternyata justru dalam sholat inilah aku menemukan ketinggian meditasi yaitu pada objek yang tidak dapat aku persepsikan. ketika aku meluncur ke allah maka aku menuju kepada objek yang tiada batas. sebuah perjalanan hidup yang tiada bertepi.