mencoba menerima kehendak allah tanpa reserve

ternyata menyelami wilayah ini semakin di selami semakin halus, dan semakin tidak bertenaga. halus …. manusia ada ID atau dorongan biologis, dorongan ini selalu memberontak ketika sesuatu yang tidak mengenakkan terjadi… tapi mencoba untuk menerima merupakan suatu yang membutuhkan kerelaan. seperti puasa yang menerima ketika lapar, haus, bahkan menerima ketika di hina, di ejek dan lain lain. mencoba menerima allah ….. kehendaknya, perbuatannya dan total….. mohon tuntunannya ya Allah…..

fenomena dukun cilik sakti jombang

fenomena ini merupakan letupan masyarakat level bawah yang membutuhkan pengobatan yang murah dan instan. benar saja ribuan orang berduyun duyun mmengobatkan diri pada si dukun cilik… kenapa bisa ribuan dan dari berbagai tempat bahkan banyak juga dari luar jawa… wah hebat…

saya pribadi cukup senang dengan dukun dukun tiban seperti di jombang… jadi orang orang cilik yang sakit parah seperti mendapatkan jalan keluar dari penyakit yang dialami. coba bayangkan kalau tidak ada dukun tiban kemana lagi mereka akan berobat… mau ke dokter? dari mana duitnya… sembuh belum sudah ndepe sekian juta… heh he rasan rasan ada rumah sakit rujukan nasional di solo malah ngabani begini, mau dioperasi sekarang atau seminggu lagi….kalau sekarang sekian kalau seminggu lagi lebih murah… waduh…….

pemerintah seharusnya memfasilitasi dukun dukun tiban yang tidak mematok harga…  pemerintahkan juga terbantu, katanya mau menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan kesehatan alhamdulillah kan kalau ada dukun tiban mengurangi beban pemerintah… tapi…. kalau dilihat  sebagai “mengurangi penghasilan tenaga medis” ya sudah tutup saja….

keadaan masyarakat yang percaya pada hal hal ghoib ini seharusnya digunakan sebagai alat untuk penyembuhan, jadi sebenarnya klop masyarakat klenik dapat dukun tiban … yang penting kan manfaatnya. seharusnya kita melihat secara objektif… sembuh tidak? kalau memang kenyataannya sembuh ya di support lah.. tapi kalau tidak sembuh ya paling2 nanti akan ditinggal oleh masyarakt itu sendiri.

Allah sebuah nama

kata Allah adalah sebuah nama bukan dzat allah itu sendiri, kadang kita mengarahkan diri kita kepada allah sebagai kata bukan allah sebagai dzat. seringkali kita mengarahkan diri kita pada asma ul husnanya bukan yang memiliki nama itu sendiri. inti dari kesambungan atau silatun adalah ke dzat atau Dat Allah. dat allah sesuatu yang berbeda dengan apa yang kita persepsikan, selama kita mempersepsikan dat berarti bukan dat itu sendiri namun suatu rekayasa pikiran kita.

sedikit mengulas masalah kekahawatiran kaum salaf (yang mengaku paling murni dalam memahami islam) kaum salaf ini sangat menghindari adanya arah kejiwaan yang lurus kepada dat Allah karena khawatir atau takut kalau salah. karena ketakutan yang berlebihan inilah mereka hanya mengarahkan tujuan ibadah kepada bukan dat allah namun sebatas nama itu sendiri. makanya ketika “abu sangkan” memperjuangkan Dat allah agar menjadi tujuan dalam setiap ibadah ditentang keras oleh mereka (kaum yang mangaku salaf). sehingga Abu Sangkan dikecam habis habisan bahkan dituduh sebagai ajaran yang sesat (padahal kesesatan sebenarnya ada pada mereka yang mengarahkan ibadahnya bukan kepada dat allah).

nah kita berjuang dengan sholat khusyu dan patrap tidak lain untuk meluruskan iman kita jangan sampai kita terjebak kepada “hanya sebuah nama Allah” tapi betul betul mengarahkan diri dan jiwa kita dalam setiap ibadah kepada allah yang hakiki.

mengapa kita menghadap kakbah

kakbah bukan tempat sesembahan atau tujuan kita dalam beribadah, kakbah adalah simbolisasi dari ketiadaan allah. maka ketika ada yang bertanya ada apa di dalam  kakbah jawabannya ya tidak ada apa apa, yang ada ada adalah kekosongan..apa makna kekosongan itu, mengapa kita menghadap kepada yang kosong, itulah hakkat ketuhanan yaitu kekosongan artinya Allah tidak dapat kita jangkau dengan akal pikiran kita sehingga yang ada adalah kosong. simbolisasi inilah keunikan dari islam mungkin agama lain atau aliran kepercayaan lain akan menganggap bahwa yang disembah apa itu batu, pohon atau yang lainnya memiliki kekuatan tertentu dan berpenghuni sesuatu, hal ini akan sangat berbeda dengan kakbah yang kosong dan tidak ada kekuatan apapu, istilahnya tidak ada dayanya.

ustad abu menerangkan tentang ketiadaan daya atau energi di kakbah… benar saja kalau beberapa orang ngecek daya kakbah dengan daya tempat tertentu daya akan lebih tinggidi tempat keramat tersebut. namun pak abu menceritakan bahwa kakbah memiliki suatu daya yang sangat halus yaitu daya keimanan kepada allah….

baik kembali ke masalah mengapa kita menghadap kakbah, berarti jika menghadap kekosongan secara otomatis kita akan mengarah kepada kekosongan juga, hijab yang paling kuat dalam makrifat kepada allah adalah ke akua an kita atau kedirian kita, maka dalam sholat kita betul betul kita arahkan dirikita untuk meleburkan diri dalam kekosongan seperti simbolisasi dari menghadap kakbah ini.

kiblat juga bukan barat atau timur atau arah yang lain. kiblat bukanlah arah, kiblat adalah kelurusan kita menghadap ke allah, inilah sebenar benar kiblat.

maka diwajibkan kita berhaji ke baitullah agar kita bisa thawaf yaitu mendekati kakbah dengan memutar apa makna berputar yaitu meniadakan arah atau meniadakan apa yang ada ada dalam pikiran kita sampai kita menemukan kekosongan kita, nah kekosongan inilah yang nanti kita bawa ke tanah air dan kita gunakan dalam setiap kita sholat.

kaya raya karena allah

bersedia tidak jika kita dikayarayakan allah, siap tidak jika kita dikayarayakan allah… pertanyaan ini merupakan awal yang saya ajukan agar kita sadar bahwa kekayaan yang kita dapatkan bukan dari hasil kerja keras kita namun karena pemberian allah. kebanyakan orang karena kurang sadar bahwa kekayaan yang ada pada dirinya bukan dari allah menyebabkan ketakutan dan kecemasan. jika kita menyadari bahwa kekayaan yang kita dapatkan merupakan “berasal” dari allah maka kita akan lebih mudah untuk dikayakan allah dengan ihlas…yaitu kaya raya karena allah.

kaya raya karena allah selanjutnya adalah menysukuri apa apa yang  belum terjadi, jadi begini karena kita ini menginginkan hidup kita berkelimpahan harta dari allah maka kita harus sudah mensyukurinya berkelimpahan harta bukan hanya saat ini namun kita mensyukuri kelimpahan harta yang akan diberikan allah sekian waktu kedepan. mungkin kita berpikir “aneh” apa tidak namanya mengkhayal… tidak karena konteknya adalah bersyukur… kecuali kalau membayangkan kekayaan tapi tidak disertai kepada allah dan tidak mau beryukur maka akan jadi penyakit hati.

selanjutnya adalah mendeteksi jalan rejeki apa yang akan diberika allah, cari yang paling mudah dan menghasilkan harta yangberkelimpahan. doa saja kepada allah, ya allah tunjukkan kepada saya jalan rejeki yang dengan usaha minimal dan hasil maksimal…… doa ini akan berpengaruh terhadap ide ide kreatif yang ada dalam diri kita. terus saja mengalir sambil terus melakukan apa yang seharusnya dilakukan.

demikian segala sesuatu yang ada harus kita jalankan sebaik baiknya sebagai suatu amanah. semoga allah meng kayaraya kan kita… aminnn

diam nya "abu sangkan" berbuah

di luar dugaan saya kasus ini berakhir dengan sangat smooth… ketika itu saya dipanggil untuk bertemu dengan anggota luis yang melaporkan ust abu yang terdiri dari pak edi lukito (ketua luis) pak yusuf dan beberapa anggota yang lain… pertemuan di masjid baitusaalam tipes ini saya menjelaskan kr0nologis sejarhanya munculnya fitnah itu… bla bla… suatu penjelasan dari yang “di fitnah” pak edi dan anggota mendengarkan dengan seksama terkadang memberikan pertanyaan seputar kasus tersebut. saya pun menjawab dengan keadaan yang saya ketahui karena saya menangani kasus tersebut (sebagai psikolog) dari awal.

pertemuan kedua tabayun dari seluruh elemen luis terdiri dari MUI, LUIS, FPI, Laskar Hizbullah, MTA, Imam Masjid besar mangkunegaran Kyai Haji Thoha, Abu Sangkan, dan beberapa tokoh umat islam lainnya. sayang pertemuan yang rencana nya merupakan tabayun akbar baik dari pihak pelapor dan yang dilaporkan serta sakisi saksi tidak dihadiri oleh pihak pelapor yaitu bapak edi lukito dan kawan kawan, ketika di kontak juga susah sekali dan sampai akhir tabayun pihak pelapor tidak ada satupun yang hadir padahal rencana ini sudah menjadi kesepakatan bersama untuk bersama sama mendengar secara jelas dan jernih tentang kebohongan dari fitnah yang sudah terlanjur di laporkan ke kepolisian serta mayarakat luas yang telah mengetahui fitnah tersebut. di akhir pertemuan ada kesepakatan untuk bertemu di kantor mui solo agar masalah tidak merambah kepada fatwa sesat dari apa yang sudah dilontarkan pihak pelapor. tidak itu saja forum ini menindak lanjuti untuk mencabut laporannya di poltabes solo dan juga akan membubarkan LUIS karena dinilai oleh pengurusnya sering disalah gunakan untuk kepentingan orang tertentu bukan untuk memperjuangkan syariat dan membela ulama terlebih melindungi umat.  (potongan pertemuan di mangkunegaran dapat dilihat di http://www.youtube.com/watch?v=KzwSUQPSSVg)

pertemuan ketiga di masjid besar solo, tepatnya di kantor MUI solo, di kantor ini menjelaskan kepada MUI tentang seputar kejadian yang sebenarnya dan alhamdulillah pihak MUI merespon dengan positif tentang fitnah tersebut. di MUI langsung disampaikan kepada ketua MUI solo yaitu zainal dari hasil pertemuan ini diperoleh hasil bahwa fitnah yang dituduhkan kepada ustad abu tidak benar dan harus diluruskan. dan menegaskan bahwa ajaran beliau yang katanya mengajarkan sholat lama (ini yang dianggap sesat) tidak lah sesat dan sesuai dengan quran dan sunah.

demikian 3 peristiwa besar ini akhirnya memberikan nafas lega dan kebahagiaan bagi kita semua terutama jamaah shalat center solo yang merasa tenang dalam mengadakan kegiatan kegiatan shalat khusyu dan kegiatan kegiatan lainnya. semoga fitnah seperti ini tidak terjadi lagi pada ulama ulama yang lain dan semoga islam tidak saling memfitnah namun bersama sama membangun umat. amiin

pelatihan artikulasi trainer sholat khusyu

pada intinya seorang trainer harus sudah berada ada pada wilayah kejiwaan dari apa yang disampaikan. pelatihan sholat khusyu tidak seperti pelatihan pada umumnya terlebih pengajian pengajian pada umumnya. kekuatan trainer terletak dari wilayah kejiwaan yang ada pada dirinya. jadi seorang trainer sholat khusyu harus selalu melatih spiritual dengan patrap atau sholat itu sendiri. demikian inti dari apa yang disampaik ust abu sangkan malam jumat kemarin dalam pelatihan sholat khusyu di jogja.