Gerak kasar, gerak halus, diam

pelajaran patrap diawali dengan patrap gerak dulu dengan gerakan yang kasar artinya ggerakan yang dapat menimbulkan guncangan seluruh tubuh. gerak patrap yang kasar ini berfungsi untuk melibatkan seluruh tubuh agar terisi dengan file file ilahi.. semakin kuat ke allah maka akan semakin besar gerakan yang ditimbulkan dan semakin kuat pula pengaruh terhadap tubuh.

setelah gerak kasar maka selanjutnya adalah melatih dengan gerak halus atau gerak rasa jadi gerak semacam tai chi yang menggerakkan tubuh dengan penuh kehalusan. disini berfungsi untuk mengaktifkan bagian dalam yaitu hati dan pikiran agar terjadi sinkronisasi terpadu dalam gerak jiwa yang mengharmonisasi dan menstimulasi otak untuk memperoleh loncatan listrik yang teratur.

setelah itu baru duduk diam, menerima bukan merespon. diam dalam keheningan diri. memasuki alam kedirian sehingga muncul kekuatan yang bukan berasal dari kita namun dari luar diri kita.

setelah diam menerima tahap yang paling akhir adalah gerak menerima.. yang merupakan kelanjutan dari pelajaran diam tak bergerak, sekarang gerak menerima. ini yang sering orang jawa menyebutkan dengan topo ngrame.

khusyu itu mudah

untuk memulai belajar khsyu cobalah untuk mengkondisikan diri dan lingkungan. misalnya lingkungan dengan mencari tempat yang tenang dan udara yang segar, jika perlu sholat lah ditempat yang memiliki suasana keluasan … misalnya lagi carilah tempat yang dapat menimbulkan suasan hening. karena suasa hening ini akan mempengaruhi otak kita untuk mencapai gelombang otak yang lebih rendah. suasana hening dapat dilakukan sholat tahajud atau sholat malam hari. satukan hati dengan keheningan di sekitar, sepinya lingkungan rasakan hingga hati kita mengalami “sepi” juga. kemudian perlahan lahan sambungkan hati kita kepada allah dengan keheningan dan ke”sepi”an tadi. biasanya nanti akan merasakan keadaan yang luas dan lebih “sepi lagi” teruskan saja … sambil membaca bacaan sholat dan gerakan sholat dengan tenang semkain tenang maka kekhusyuaan itu akan semakin kita rasakan. jangan pernah berpikir “nanti selesainya kapan ya” pikiran seperti ini biasanya akan membuka pintu syetan untuk mempengaruhi agar kita menjadi terburu buru dalam sholat dan kahirnya ketenangan itu berubah menjadi ketergesaan.. sudah pasrahkan saja , yang ada dalam pikiran kita adalah pasrah dan pasrah..

lakukan sholat yang demikian hingga salam, untuk latihan khusyu ini lakukan terutama pada saat waktu benar benar longgar kalau sholat wajib mungkin kita akan kesulitan akan waktunya kecuali kalau kita benar benar free ya monggo saja untuk mempraktekannya. tapi yang jelas usahakan ada satu sholat yang kita benar benar melatih untuk bisa khusyu dan tumakninah… waktu nya terserah yang paling enak adalah tahajud karena kita terkondisi dengan lingkungan.

Selamat jalan Amrozi CS

sebagai sesama muslim saya mengucapkan selamat jalan saudaraku Amrozi, imam samudra dan Ali…kami bangga dengan keteguhan Hati mu, yang mampu mengguncang dunia… kami akan meniru keimananmu dan kami akan meneruskan perjuangan mu… untuk menegakkan tauhid laa ila ha ilallah..

kami berjuang dengan jalan yang berbeda.. namun intinya adalah sama yaitu menegakkan tauhid.. kami dengan patrap dan sholat kalian dengan jihad dan pengorbanan… insya allah asal niat mu karena allah… dan ihlas (allah yang tahu) niscaya allah akan memasukkan mu dalam surga Nya.. amin.

menyelami ajaran Allah

Setiap hari kita akan di pengalamankan oleh ALlah akan pemahaman pemahaman baru, untuk itu pertahankan jika sedang mendapatkan tuntunan. pertahankan dan jalani itu selama mungking. karena dari pengalaman yang sekarang sedang diajarkan ALlah akan dapat membuka pintu ilmu yang baru. demikian seterusnya hingga tak terbatas

suatu saat kita diajari Allah dengan rasa ketundukan dan kepasrahan maka pertahankan sikap itu dan bawa dalam setiap kehidupan. suatu saat lagi kita dibawa atau diajarkan pada suatu keadaan iman maka pertahankan ajaran itu hingga kita paham betul betul meresapinya.

kalau perlu bila kita mendapatkan nya dalam suatu keadaan maka kalau bisa kita diam sejenak dan pelajari hingga seksama, kesankan dalam ingatan kita hingga menjadi bagian memori yang mudah kita panggil kembali.

allah mengajarkan sesuatu yang mudah dan tidak sulit. allah mengajarkan tidak dengan bahasa verbal atau non verbal namun bahasa paham yang mudah dimengerti oleh siapapun. kepekaan kita akan ajaran allah ini akan membawa kita pada kedewasaan dalam berspiritual yang tiada henti dan terus akan berubah. mungkin secara materi pelajarannya sama misalnya mengenai iman atau bersyukur namun kedalaman nya dari waktu ke waktu akan selalu berubah dan semakin dalam dan semakin dalam. inilah tanjakan spiritual yang harus dialalui dengan sabar dan tidak ngoyo.

yang penting sikap kita agar dapat menerima ajaran allah adalah sikap kita yang selalu terbuka dan menerima ihlas ke allah. inilah inti dari ajaran “berguru kepada allah”.

Dhat ingkang jumeneng

diamana kah Allah? ternyata ada dimana dan berada dimana mana…. Allah menduduki semua kekuasaannya dan menguasai segala apa yang di ciptakannya… Allah ada di atas dan ada dibawah. Dhat Allah yang jumeneng, Allah yang sedang duduk…. disinilah Allah.

dimana letak manusia dan dimana letak Allah …. manusia tidak berletak, manusia hanya sebagai saksi atas keberadaannya… keberadaannya jumenengnya.

sang saksi itu lah posisi manusia yang menyaksikan kenyataan Allah ….

meng On kan nasab waliyullah

ada pertanyaan bagaimana meng on kan nasab yang baik dan bagaimana meng off kan nasab yang tidak baik. jawabannya sederhana yaitu dengan silatun atau sambung kepada allah.

nasab jelek harus diputus sehingga tidak menurun ke anak cucu yaitu dengan saat ini kita on terus, dan untuk mempertahankan nasab baik sehingga bertahan hingga anak cucu yaitu dengan silatun kepada allah secara terus menerus. energi energi positif harus selalu kita edarkan seluruh tubuh kita sehingga menjadi tubuh kita dan akhirnya menjadi anak turun kita.

jagalah on yang positif….yaitu dengan silatun atau PATRAP

iftirasy menerima pemberian Allah

duduk iftirasy yang berupa doa sebaiknya diiringi dengan penerimaan diri kepada allah. sebab doa yang kita panjatkan ketika duduk sebenarnya sudah dikabulkan allah (berdoalah maka aku kabulkan) nah kalau kita tolak maka pemberian allah itu tidak akan bisa kita rasakan. namun kalau menerima pemberian allah dalam duduk iftrirasy maka kita akan merasakan begitu cepat pengabulan allah terhadap doa yang kita sampaikan kepada Beliau.

maka resep duduk iftirasy adalah menerima allah dengan segenap hati dan jiwa, nah sebelum menerima tentunya hati dan pikiran kita tundukkan kepada allah. semakin kita tunduk kita kepada allah semakin besar pula pemberian allah kepada kita. oleh karena itu mengapa duduk iftirasy di apit oleh sujud.. karena agar permohonan kita disertai dengan penerimaan, rela, pasrah dengan pemberian allah sesuai dengan apa yang kita mintakan ketika duduk iftirasy.

semoga allah menundukkan hati kita sehingga kita dapat merasakan dan menerima pemberian allah yang sangat besar. amiin