jurnal malam jumatan 18 desember 2008

malam ini kita banyak membahas faktor keimanan pengaruhnya terhapap coping terhadap masalah msalah yang sedang kita hadapi. 3 jamaah malam jumatan mengakui jika memang mereka mengalami masalah dalam kehidupan. terutama masalah ekonomi. bla bla.. akhirnya ketemu solusinya … Continue reading

makalah seminar : sertifikasi guru dan kompetensi ESQ

makalah ini disampaian dalam seminar sertifikasi guru di rumah makan taman sari 7 desember 2008, kalau mau download silahkan klik kolom (widget) download yang ada di sebelah kanan page blok ini

KOMPETENSI ESQ DAN SERTIFIKASI GURU
Oleh : Setiyo Purwanto, S.Psi, MSi, Psikolog

A. Pendahuluan
Pendidikan yang bermutu sangat tergantung pada kapasitas satuan-satuan pendidikan dalam mentranformasikan peserta didik untuk memperoleh nilai tambah, baik yang terkait dengan aspek olah pikir, rasa, hati, dan raganya. Dari sekian banyak komponen pendidikan, guru dan dosen merupakan faktor yang sangat penting dan strategis dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan. Berapa pun besarnya investasi yang ditanamkan untuk memperbaiki mutu pendidikan, tanpa kehadiran guru dan dosen yang kompeten, profesional, bermartabat, dan sejahtera dapat dipastikan tidak akan tercapai tujuan yang diharapkan [UU No.14Thn 2005:2]
Salah satu point penting dalam komptensi Guru adalah sisi kepribadian yaitu Intelektualitas, emosional dan spiritual. Ketiga aspek ini memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan mutu profesionalisme guru. Keberhasilan transformasi ilmu dari guru kepada seorang murid sangat ditentukan oleh kecerdasan dari ketiga aspek tersebut yaitu inteligensi, emosional dan spiritual. Continue reading

pesan dari mekkah ustad Abu

Kita disuruh melihat kebawah kearah tanah asal tubuh kita. Jadilah tanah yg jadi pijakan semua makhluk bahkan di tebar kotoran najis diatasnya. Itulah kemuliaan dari Allah. Rasulullah dlm pembaringan melebur dlm tanah seperti hidupnya dahulu. Sekali lagi lihatlah kebawah mengarah ke tanah, rasakan dayanya. Sebarkan

makalah fenomena kesurupan massal tinjauan psikologi

kalau mau di download silahkan klik disini

makalah ini disampaikan dalam seminar regional dengan tema fenomena kesurupan massal ditinjau dari psiologi, agama dan kedokteran. diruang seminar  gedung pasca sarjana lantai 5 Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kesurupan dalam Kajian Psikologi
Setiyo Purwanto, S. Psi, MSi, Psikolog
Dosen Fakultas Psikologi UMS

Terjadinya kasus kesurupan akhir akhir ini cukup menghebohkan, terutama kalangan sekolah yang sering mendapatkan kasus kesurupan, sempat menjadi pertanyaan sejak awal ramainya kesurupan, kenapa di sekolah? Apakah sekolah banyak demitnya?, Jin yang kurang sopan?, atau banyak hantu yang suka iseng, atau para jin pada protes karena sering dikambinghitamkan bila ada kasus kesurupan selalu saja dia yang disalahkan?.
Kurang lebih dua bulan yang lalu seorang mahasiswa psikologi UMS yang sedang praktikum juga tidak mau kalah dengan para siswi siswi di SMU yaitu kena kesurupan, beberapa rekan menolongnya dan alhamdulillah dia tersadar kembali. Seringkali penulis juga mendapat berita bahwa di pondok sobron makam haji berulang kali terjadi kesurupan terutama pada saat baitul arqom untuk mahasiswa, lagi lagi jin yang dituduh bertanggungjawab terhadap insiden itu.
Munculnya atau maraknya kasus kesurupan ternyata tidak merebak begitu saja, ada semacam rentetan peristiwa di tanah air tercinta ini. Kalau kita lihat berdasarkan historisnya ternyata tidak lepas dari tayangan media. Kita lihat beberapa tahun terkahir ini film film horror sering kali tampil di hampir semua stasiun televisi, yang namanya sinteron, berita berita ghaib dan sejenisnya ditayangkan secara terus menerus, setelah itu live show berupa hantu hantu yang ditayangkan secara langsung, seperti acara dunia lain, uka uka, bahkan acara pengusiran hantu dimana hantu hantu pada dimasukkan ke botol. Masih berlanjut kalangan agama juga nggak mau kalah dengan membuat acara penyembuhan (ruqyah) dengan mengusir jin jin jahat dalam tubuh manusia, dimana para pencetus acara tersebut tidak mau kalah dengan para dukun dan para tabib tabib serta paranormal yang dianggapnya tidak syar’I, tentunya dengan modus yang sama yaitu pengusiran jin. Continue reading

golput haram

pengharaman golput akan memicu bertambahnya jumlaqh golput, terutama dari mereka yang kontra dengan pengusul haramnya golput, jadi semakin golput itu dibacarakan maka sama saja dengan mengkampanyekan golput. dalam teori sosial sesutau yang dimunculkan akan bertambah pengikutnya. golput diharamkan akan semakin banyak yang golput, seperti narkobasemakin dilarang sama saja dengan mengkampanyekan narkoba.. maka kita lihat polisi kewalahan menangani nya karena hampir tiap harri bukannya berkuang malah bertambah kasusnya.
seharusnya bukan golput haram, tapi lebih mengkampanyekan memilih dalam pemilu itu wajib, tidak perlu mengaramkan yang golput

bermain dengan hukum fiqh

yang namanya hukum terantung dari yang mbuat, sampai hukum agamapun bisa buat untuk kepentingan tertentu, misalnya muhrim, kalau haji atau umrah tidak ada muhrim maka secra hukum tidak diperbolehkan, permainannya : cukup dengan surat muhrim yang di buat pemerintah setempat bisa jadi muhrim. KB yang dulu haram lambat laun jadi nggak jelas ststusnya, menjadi nasabah bank yang dulunya haram sekarang juga nggak jelas statusnya.
isu terakhir yang menarik kyai gus dur yang mengajak golput mau di haramkan oleh ustad hidayat nurwachid… nah kenyataan ini memahaman saya sebagai orang yg awam agama bahwa hukum islam dapat di rubah sesuai keinginan.
semoga allah meridloi keinginan keinginan kita amiin

kembali pada quran sunah atau kembali ke pada Allah

hati hati dengan bahasa, karena dapat menyesatkan. seperti halnya kalimat diatas, hati hati dengan kalimat diatas kalau salah pengertian bisa menyebabkan kesyirikan. kembali kepada quran dan sunah sangat berbeda dengan kembali kepada Allah. kalau kembali ke quran dan sunah belum tentu kembali kepada allah, namun kalau kembali ke Allah pasti Allah akan menuntun kita untuk berakhlak seperti apa yang terdapat quran dan sunah.
pernyataan tersebut sudah menjadi jargon di berbagai dakwah dengan menggembar gemborkan untuk kembali kepada quran dan sunah namun sayangnya tidak diteruskan kepada Allah. ini sangat bahaya untuk kehidupan tauhid kita. bisa bisa umat islam ini hanya menjalankan quran dan sunah dengan meninggalkan esensi nya yaitu Allah. seharusnya allah ditaruh didepan, ke Allah dulu baru ke quran dan ke sunah.
logika lain, diakir hayt kita nanti apakah kita kembali pada quran dan sunah atau kembali kepada allah??? jelas kita kembali kepada allah.
siapa yang buat quran dan sunah jawabnya adalah allah .. terus kenapa kita tidak kembali saja kepada allah
terus lagi banyak diantara kita memecahkan masalah dengan kembali kepada quran dan sunah, padahal kalau kita pikir pikir siapa sih yang bikin masalah dan siapa yang menylesaikan masalah? quran sunahkahu atau Allah?
ini merupakan logiika logika sederhana yang seharusnya mengingatkan kita untuk sadar bahwa bukan quran dan sunah yang akan menuntun hidup kita tapi Allah lah sang Penuntun. bukannya ke Allah terus meinggalkan quran dan sunah…. tapi kalau kita benar benar ke allah maka Allah akan menuntun hidup kita seperti apa yang tercantum dalam quran dan sunah.