cara jadi “waliyullah”

Siapa yang tidak ingin menjadi waliyullah ? pasti kita semua ingin menjadi waliyullah, tapi bagaimana caranya, saya yakin banyak cara mungkin kalau anda tanya ke beberapa ulama atau kyai (terutama Kyai dari kalangan NU) maka jawabannya akan sangat banyak sekali, dan syarat nya juga lumayan berat. Nah saya punya cara agak beda, meski saya bukan kyai apalagi bukan juga dari kalangan NU … (canda…..) . Cara saya ini cukup praktis dan cukup mudah siapapun itu dapat mencoba dan mempraktekannya. Ingat … tidak ada yang tidak ingin menjadi waliyullah…. sebab apa, sebab fasilitas yang diberikan Allah untuk waliyullah ini sangat menggiurkan… lebih dari pada seorang presiden atau wakil rakyat di DPR yang bisa mendapatkan fasilitas macam macam dari negara.

baik cara yang akan saya sampaikan ini agak aneh tapi riil dan masuk akal, tidak ngoyo woro , tidak di awang awang. Caranya; kita posisikan diri kita menjadi wali, kita posisikan diri kita menjadi kekasih Allah, kita posisikan diri kita seolah olah kekasih Allah. Nah sekali lagi cara menjadi waliyullah ini adalah cara dalam persepsi kita terhadap diri kita sendiri. “posisi” wali yang saya maksud ini bukan berada pada fisik atau jasad tapi kesadaran. Jadi begini posisikan kesadaran kita seperti kesadaran para Waliyullah yang sesungguhnya yang sudah diangkat benar benar menjadi wali. Jangan menganggap diri wali secara jasad kalau jasad maka nanti anda berpenampilan seperti waliyullah tapi kesadaranya tidak wali…jangan.. anda nanti akan ditertawakan sekitar,,, kemana mana bawa tasbih, kemana mana pakai serban….. penampilan biasa saja tapi kesadaran posisikan diri menjadi seorang wali. Keadaan ini beda dengan “maqom wali” kalau maqom berarti Allah sudah mengangkat benar benar menjadi wali.. nah cara saya ini hanya sekedar “mengidentifikasi secara kesadaran” bagaimana menjadi seorang wali atau bahasa lainnya memodel /mencontoh kesadaran dari seorang wali. Sebab tidak ada seorang waliyullah yang kesadarannya lepas dari Allah. jadi cara saya ini lebih bagaimana caranya menjadi wali kita mulai dari diri kita mempersepsikan diri menjadi wali dengan jalan sadar sepenuhnya kepada Allahh SWT.

baik cara ini dapat anda praktekan melalui praktek DZIKIR NAFAS, dengan cara ini anda akan bisa selalu sadar Allah, kesadaran bukanlah berfikir, consiousness is not thinking… sadar bukanlah berfikir, berfikir juga bukan sadar. karena berfikir itu jasad yang terletak di otak sedangkan sadar adalah wilayah jiwa yang tidak bertempat.

baik mari kita praktekan terus kesadaran kita dan saya mohon doanya semoga saya bisa benar benar menjadi kekasih Allah (waliyullah) dan saya doakan bagi siapapun yang ber Dzikir untuk bisa menjadi waliyullah juga.

jadikan shalat sebagai mesin penarik uang

terserah mau komen apa, yang jelas kita hidup butuh uang, apalagi ibadah sangat butuh uang. Haji uang yang kita butuhkan tidak sedikit, sebentar lagi korban jelas kita sangat butuh uang harga sapi yang mencapai 16 juta rupiah perekor jelas bukan uang yang sedikit. Jika anda sering mengikuti pengjian ust Yusuf Mansyur jelas anda akan butuh uang yang tidak sedikit untuk bisa mengikuti apa yang beliau sampaikan yaitu mengenai sedekah. Baik karena kita butuh uang yang tidak sedikit maka saya sarankan untuk menjadi sholat sebagai mesin penarik uang. bagaiman caranya

caranya adalah dengan berdiri shalat, rukuk , itidal dan sujud, serta yang penting adalah iftirasy.

ketika anda berdiri maka sebenarnya anda berniat untuk terus beribadah memiliki umur panjang dan bisa melaksanakan semua perintah Allah SWT. INi sangat penting agar anda memiliki niat yang kuat, memiliki visi yang jelas dalam hidup, bagaimana Allah memberikan rejeki yang berlimpah kepada orang yang tidak memiliki visi? nah berdiri dengan tegak dan lurus, seolah anda siap untuk menerima rejeki berlimpah.

ketika anda rukuk sebenarnya anda menerima apapun keadaan anda, kalau anda guru ya anda akan patuh sebagai guru, kalau anda sopir becak ya anda patuh sebagai sopir becak dan lainnya. Ruku sangat penting sebagai daya penarik uang, dengan keadaan rukuk demikian maka sebenarnya kita tidak bergantung dengan usaha kita tapi kita bergantung kepada Allah. apapun usahanya itu hanya sebagai syarat hidup saja sebagai jalan kita berbuat baik dengan manusia yang diperintahkan Allah. kita tetap beryakinan bahwa Allahlah yang membagikan rejeki bukan karena pekerjaan kita. makanya kita harus menjalankan tugas hidup kita dengan baik agar Allah memberikan rejeki. Nah ini kita lakukan ketika kita rukuk.

kemudian ketika anda berdiri itidal maka anda bersyukur kepada Allah karen anda telah dijadikan hidup syukur anda wujudkan dengan mengakui bahwa Allah Dzat yang patut di puji. daya Syukur untuk bisa menarik uang sangat kuat, makanya itidal ini harus dilakukan dengan benar agar apa yang kita inginkan menjadi kenyataan agar uang yang kita inginkan bisa segera ada.

Kemudian anda sujud, sujud ini anda meniadakan kekuatan apapun yang anda miliki kalau anda guru hilangkan kepintaran kita, kalau kita pejabat hilangkan “ego” jabatan dan seterusnya sampai kita hilangkan siapa kita , kita hilangkan “purwanto” kita kita hilangkan ego kita hingga benar benar nol (aplikasi manfaat belajar dzikir nafas level 4). ini penting agar uang yang kita tarik bukan berasal dari ego kita tapi dari Ego Allah, sehingga memiliki kekuatan daya tarik yang lura biasa. Nah disinilah letak kunci pengalihan kekuatan daya magnit penarik uang. semakin kita menyerahkan kekuatan itu pada Allah maka semakin kuat daya penarik uang.

kemudian ketika duduk iftirasy, ketika anda membaca setiap doa maka sampaikan kepada Dzat yang “luar Biasa” tadi, limpahkan kekuatan pewujudan doa tadi keapda Allah, terutama untuk masalah uang adalah ketika anda berdoa warzuqnii, berilah hamba rejeki.

baik, beberapa tips diatas tentang shalat untuk penarik uang silahkan dijalankan agar rejeki anda lancar semua, anda bisa berhaji, anda bisa berkorban tahun ini, anda bisa berumrah, dan anda bisa menyantuni anak yatim. saran saya tetap ihlas dalam shalat agar apa yang saya tulis di atas dapat membuahkan hasil

kekuatan itu ada pada Allah

Judul di atas bukan suatu yang sok idealis tapi memang benar demikian, kenyataan itu dapat dirasakan bagi siapa saja yang mulai menjadikan Allah sebagai sentral dari segalanya. Ternyata benar ketika kita mendekat kepada Allah maka Allah tidak tinggal diam, Beliau terus memproses sampai kita mendekat dan mendekat. Apa yang dilakukan Allah tidak hanya yang enak enak saja, yang dilakukan Allah seperti yang dilakukan Ibu kita ketika kita masih kecil dimana dengan kasih sayangnya Allah kita akan di jewer untuk apa ternyata agar kita tetap di jalan Allah selalu mendekat kepada Allah.

Nah kekuatan ini pun ternyata tidak bisa main main, ketika kita mendekat kepada Allah maka kekuatan ini juga harus kita sandarkan kepada Allah. Jika kita menggunakan kekuatan kita maka biasanya apa yang kita usahakan tidak akan berhasil, namun jika kita kembalikan kepada kekuatan Allah lagi maka usaha itu berhasil dan kadang jalannya melalui jalan keajaiban. Pelajaran ini sangat penting sekali sehingga kita dalam ke Allah total tidak setengah setengah atau separo separo.

Semoga tulisan singkat ini menggunggh kita untuk selalu mendekat dan mengandalkan Allah sebagai kekuatan mutlak di alam semesta ini.

Tidak ada yang rahasia tentang Allah

Allah sendiri sudah membuka diri kenapa kita malah merahasiakan. Kita heran juga Allah saja bersifat Zahir.. artinya nyata dan terang tidak ada yang rahasia atau dirahasiakan. Dalam al quran pun Allah ini sudah terang terangan membukakan diri bahwa Aku ini adalah Tuhan tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku. kemudian juga Allah sudah menyatakan dimana Allah berada yaitu Allah itu dekat bahkan lebih dekat dari urat leher kita. Nah sejelas ini mana sekarang yang bersifat rahasia? sama sekali tidak ada yang dirahasiakan atau ditutupi. Saya malah curiga kalau ada yang menyatakan bahwa Allah itu rahasia justru ini adalah ulah orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin menjauhkan umat islam kepada Tuhannya. Kalau Allah rahasia terus selama ini kita menyembah siapa? menyembah yang rahasia… lah bagaimana yang rahasia kok disembah … kita menyembah kepada yang jelas kepada yang terang terangan ada “kuhadapkan wajahku kepada wajah Allah yang menguasai alam semesta”.

Penguasa alam semesta ini begitu jelasnya. Bahaya jika beribadah siang malam tapi masih menganggap bahwa yang disembah rahasia. Makanya ketika beribadah pikirannya kemana mana, sholat pikirannya malah cari makan, sholat malah pikirannya nglantur bagaimana caranya mbayar hutang …. shalat yang pikirannya kemana mana karena menganggap yang disembah adalah rahasia.

Sekarang mari kita rombak pemahaman kita bahwa Allah tidak rahasia lagi, mari kita jadikan Allah berada dalam keseharian kita. Allah mendampingi kita, Allah dekat dengan kita, dan kita menyembah Allah yang jelas jelas ada..bukan sekedar dipercaya ada tapi sudah di benarkan keberadaannya atau sudak di yakini keberadaannya.

Allah tidak rahasia lagi jangan tersesat dengan pemahaman bahwa Allah rahasia, sampai kapan anda memahami bahwa Allah itu rahasia, kalau anda tetap mempertahankan bahwa Allah itu rahasia sampai mati maka shalat anda juga tidak akan bermakna sampai shalat anda yang terakhir. jangan membuat jauh diri anda dari Allah dengan mengatakan bahwa Allah itu rahasia, dan jangan menolak firman Allah bahwa Allah itu dekat dan nyata.

mungkin anda kurang percaya dengan apa yang saya sampaikan karena saya bukan kyai atau syehk tapi coba cermati tulisan tulisan saya yang berusaha saya tulis untuk membuka cakrawala keTUhanan kepada anda. anda boleh tidak percaya dengan saya namun anda jangan mengingkari bahwa Allah telah membukakan Diri kepada hambanya yang mau mendekat kepada Nya.

 

Dzikir nafas bukan meditasi

orang meditasi tidak akan ada etika karena tujuan meditasi hanya mengkonsentrasikan pikiran, namun kalau dzikir nafas ada etika atau ada tata krama karena dalam dzikir nafas ada interaksi kita dengan Allah Sang Pencipta kita. Jadi antara dzikir nafas dengan meditasi sangatlah beda. Meditasi tidak menggunakan etika atau tata krama karena memang tidak ada kesambungan dengan apapun.

Salah satu sisi dzikir nafas lebih sulit karena selain anda bermeditasi anda juga harus ada tata krama dan sopan santun kepada Allah. namun jika anda menemukan “klik” interaksi dengan Allah maka anda akan menemukan suatu dimensi yang jauh sangat berbeda dengan orang meditasi. Meditasi paling pol hanya menemukan ketenangan saja namun jika dzikir nafas yang ada interaksinya maka kita akan mendapatkan banyak hal terutama pelajaran pelajaran hidup. jadi ada keuntungan dalam berdzikir nafas ini karena kita tidak hanya dapat tenang tapi juga dapat pelajaran hidup.

anda tenang tapi kalau tidak mendapat petunjuk hidup dari Allah ya … sama saja… tapi orang yang menjalankan dzikir nafas maka dia akan dapat ketenangan dan akan mendapatkan petunjuk dalam hidup.

carilah mursyid yang kamil !?

mau belajar tauhid dengan benar sangat sulit, tidak seperti yang sering disampaikan di pengajian bahwa islam itu mudah. islam itu sederhana. Bagaimana mau sederhana dan mudah kalau mau masuk surga saja harus melalui jalur yang saja sulit. Seperti judul yang saya tulis di atas bahwa kita harus cari mursyid yang kamil. cari mursyid saja susah masih di tambah yang “kamil”. kalau agama lain mudah untuk mendapatkan gelar gelar agama ada sertifikasi yang jelas, lah di Islam ini gelar Ustad saja tidak ada sertifikasi ustad, apalagi gelar kyai, apalagi mursyid apalagi yang kamil, kecuali gelar haji yang memang ada tanda gelang haji, atau tanda sabuk hijau yang tentunya sudah pernah ke mekah.

sulitnya belajar bertauhid ini menyebabkan islam mengalami stagnasi, padahal kita tahu bahwa untuk bisa sukses dunia ini kita keyakinan kita harus benar. Sekarang mau benar bagaimana kalau jalurnya mengalahkan jalur birokrasi bikin srtifikat tanah. (lah sampai sertifikat tanah….)

lebih susah lagi cari mursyid kamil karena mursyid kamil selalu sembunyi dan tidak mau dianggap kamil… weleh weleh.. gek piye … kalaupun mau nekat cari itu harus melalui jalan yang sangat berliku katanya itu sebagai ujian… sudah ketemu .. itupun tidak langsung ditemui… wis adoh adoh ra ditemoni .. gik piye jal.. katanya sedang di kamar wiridan… wwadeeh.. itupun kalau mursyid keluar uantriiiinya masya Allah sudah banyak sekali.. ada yang minta jampi jampi, ada yang antri aqua , ada yang ini dan itu… sehingga kalau ke sana di tanya mau apa mas? dijawab mau belajar makrifat … he he malah diketawaain sama tamu yang lain… “wah mas ilmunya kok tinggi amat… jadi umat biasa saja mas… seperti saya nih … ” yeaahhh

makanya sekarang agak males cari mursyid yang kamil…

sekarang jamannya internet buka saja link link ke mursyid yang kamil … yang orangnya mudah ditemui, yang orangnya tidak jual mahal, yang orangnya nyantai…

kalau benar benar mursyid kamil tersebut mau benar benar berdakwah untuk umat… pasti membuka diri, pasti open .. mau membalas jika di email, boleh diminta no telp nya, bisa ditemui di rumah dan mudah nyarinya.. tidak mempersulit umat … dll.

untuk apa cari mursyid yang susah ditemui… beliau sendiri sibuk dengan dirinya dengan Allah, kalau saya malah kasihan ke Beliau jangan jangan saya malah mengganggu wiridan beliau…

ini sekedar pandangan saja, kalau anda tetap mau hunting mursyid yang kamil… saya berani jamin karena mursyid tetap manusia pasti anda akan kecewa… ekspetasi kamil anda pada beliau yang membuat anda kecewa.

Clairvoyance dengan Dzikir Nafas

Tadi pagi saya mendapatkan suatu metode bagaimana dengan dzikir nafas bisa mendapatkan kemampuan clairvoyance. Anda yang suka dengan kemampuan supranatural tentunya sangat tertarik dengan hal ini. Dzikir nafas memiliki efek samping munculnya kemampuan ini, tentunya dengan latihan yang rutin dan terus menerus.

dengan dzikir nafas ini anda dapat melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh orang lain, atau sesuatu yang tidak bisa ditembus  orang lain. nah menarik bukan? inilah salah satu fasililitas yang diberikan Allah kepada siapapun yang mendekat kepada Allah.

Dzikir nafas mengarahkan kesadaran anda untuk menuju sesuatu di atas pikiran dan rasa, ketika ini terus  menerus anda lakukan maka anda akan sadar bahwa orang lain punya pikiran A punya pikiran B dan seterusnya. Kesadaran inilah yang nanti akan diterima oleh pikiran dan hati sehingga anda bisa mengerti dan paham. baiklah selamat berlatih semoga hal yang sederhana ini menjadi penyemangat kita untuk terus berlatih DN (dzikir nafas)…

clairvoyance audiovoyance