Perpaduan antara dzikir nafas dan syukur yang mendatangkan ragam kebahagiaan

dzikir nafas yang sekarang anda jalankan akan membawa pada wilayah wilayah spiritual tertentu, nah diwilayah itulah anda bersyukur kepada Allah. Rasa syukur pada ketinggian spiritual tersebut akan menimbulkan energi yang dapat memvibrasi alam sekitar sehingga semua memberikan kebahagiaan yang tidak terduga. maka perpaduan antara dzikir nafas dan syukur ini layak anda jalankan dan praktekan.

tanda dari keberhasilan anda mempraktekan adalah emosi anda berubah menjadi positif, anda melihat segala sesuatu menjadi membahagiakan, melihat rumah membahagiakan, melihat keluarga membahagiakan, melihat pekerjaan membahagiakan, dan semua membuat anda bahagia.

baiklah terus berlatih dzikir nafas dan padukan dengan syukur kepada Allah.

malam jumatan di padepokan patrap 18 sept 2014

Malam jumat kemarin kedatangan tamu dari rombongan jember dan dari rombongan tulungagung, diskusi dari mulai pukul 21.30 sampai pukul 02.00 banyak yang kita diskusikan dari mulai cara ber DN, sampai manfaat ber DN. Bahkan sampai bagaimana menggunakan DN untuk keperluan praktis. semoga silaturahmi ini bermanfaat amin.

sikap waliyullah yang mengandalkan Allah

keistimewaan para waliyullah adalah sikap mengandalkan Allah dalam setiap sisi kehiadupan Wali tersebut. nah sebaiknya kita juga harus meniru sikap para Wali tersebut, bahwa tidak ada yang lebih kuat dari pada Allah sehingga kita mengandalkan dalam setiap kehidupan kita. Nah masalahnya adalah yakin tidak kita dengan kemampuan Allah SWT, kemudian percaya tidak kita dengan kekuatan Allah SWT dan yang terakhir adalah mau tidak kita mengadalkan Allah. Bukan hanya di bibir atau di hati saja kita mengandalkan Allah namun harus sampai pada perbuatan kita.

kalau kita tidak yakin akan kemampuan Allah ya sebesar itulah keyakinan kita kepada Allah. Kalau kita masih mengandalkan rejeki itu datangnya dari pembeli, atau dari perusahaan atau dari negara maka sebatas itu pula keyakinan kita kepada Allah, artinya kita menduakan Allah dengan pembeli, perusahaan dan negara dalam hal rejeki

marilah kita bersikap atau minimal kita belajar bersikap seperti wali yang berani mengandalkan Allah.

Huu Allah

Dzikir ini selain memiliki tingkat makna yang tinggi, juga memiliki daya spiritual yang luar biasa. Kalimat Huu mampu mengangkat kesadaran anda untuk naik mendekat ke Allah sedekat dekatnya. dengan kalimat Huu ini anda akan di ajak berjalan masuk ke wilayah wilayah yang belum pernah anda rasakan. Kombinasi nafas masuk dengan dzikir Huu akan lebih mempercepat lagi proses perjalanan anda. Sebab dalam nafas yang masuk ini menstimulasi jiwa kita untuk meluncur seperti pesawat jet untuk mendekat kepada Allah. Terlebih lagi jika dipadukan dengan cara duduk “timpuh” yang saya sampaikan di youtube, akan lebih cepat lagi seolah sudah mesin jet masih di tambah kekuatan turbo yang bisa membuat melesat dua kalinya. lakukan saja cara dzikir nafas yang sudah saya buat insya Allah anda akan membuktikan betapa kalimat Huu ini sangat luar biasa

Kalimat Allah yang dipadu dengan keluarnya nafas akan membuat tubuh anda pasrah dalam alam terakhir yang ditembus dengan kalimat Huu tersebut. Kalimat Allah ini dapat meresapkan alam yang sudah kita tembus masuk dalam hati secara lebih permanen, ketika kita berdzikir Allah maka suasana “ketinggian” akan kita rasakan suasana kedekatan dengan Allah akan tersimpan dalam alam sadar dan alam bawah sadar kita. sehingga menjadi referensi hidup kita.

selamat berlatih

kelas tasawuf kenal dan cinta Allah di Bangi Selangor

malam ini 15 september 2014 akan ada kelas di Bangi, dengan tema kajian  tasawuf ; kenal dan cinta Allah. program ini merupakan jemputan dari keluarga Pn Padzilah. saya akan menyampaikan tentang bagaimana belajar tasawuf dengan mudah dan simpel. Karena yang penting dalam tasawuf ini adalah menjalankan bukan belajar dan belajar. kalau tasawuf hanya dipelajari tapi sedikit amal maka nanti akan membuat bingung dan pusing. maka kajian malam ini saya akan bawakan dzikir nafas dan shalat secara singkat dan tentunya bahasan psikologi dan syariat akan saya tekankan. semoga Allah memberkahi

hati hati dengan duplikasi guru spiritual

manusia memang dibekali Allah dengan “ketidaksadaran kolektif” atau collective unconsciouness. Namun bekal ini bukan berarti secara tauhid bisa kita gunakan. Kita bisa saja menggunakan sistem duplikasi bawah sadar dengan mengidentifikasi diri kita dengan orang lain tapi dalam hal lainnya bukan masalah tauhid.kalau masalah tauhid akan sangat bahaya.. sebab namanya manusia tidak selamanya naik tapi kadang juga turun. kalau pas naik yang menduplikasi akan naik juga tapi jika sedang turun ? maka yang menduplikasi akan turun juga.

Duplikasi itu boleh saja asal kita tahu batasnya, kalau kita sudah kenal Allah berkat duplikasi itu maka kita harus memisahkan diri dan belajar sendiri kepada Allah SWT. Sebab Seorang guru spiritual beliau juga harus berjalan menuju kepada Allah.

mempertanyakan Kisah Sunan Jaga Kali

Salah satu cerita legendaris tentang wali songo adalah sudah kalijaga  yang awal belajar agamanya di suruh menjaga tongkat sunan Bonang di pinggir sungai atau kali. pertanyaan yang muncul adalah benarkah Seorang waliyullah yaitu Sunan Bonang memberikan pelajaran kepada muridnya Sunan Kalijaga seperti itu, yaitu menjaga tongkat hingga berbulan bulan sampai sampai tubuh beliau “lumuten” sampai sampai tubuh beliau menjadi sarang burung.

Bagaimana mungkin seorang wali mengajarkan hal yang demikian, (keluar dari syariat) karena sunan kalijaga mestinya tidak sholat karena harus menjaga dengan berdiam diri sampa berbulan bulan. Yang kedua bagaimana mungkin bisa bertahan di pinggir sungai dan bertahan duduk di pinggir sungai secara nalar jelas tidak akan mungkin bisa.

kalau misalnya, Sunan Bonang ini mewejang sunan kali jaga untuk menjaga tauhid (yang disimbolkan dengan tongkat) bisa saja artinya sunan kalijaga diminta tidak meninggalkan sedikitpun tauhid, dan ini bukan berarti simbol ini kemudian dijadikan cerita nyata yaitu menjaga tongkat hingga berbulan bulan disungai.

jangan sampai hal hal yang bersifat simbolik ini menjadi cerita nyata yang benar benar terjadi.