Pelajaran dari alam ghoib ….

tepat pagi tadi saya mimpi. saya sadar, saya bergerak bukan dengan tubuh saya. namun keadaan itu bukannya saya yang menguasai tapi saya di kuasai… pertama saya ikuti dayanya saya ikuti kemana saya di gerakkan… tapi semakin saya ikuti saya merasakan ketidaknyamanan… saya berusaha untuk keluar dari keadaan itu dan pada akhirnya saya menjadi sangat tak berdaya dengan daya itu… saya hampir putus asa… ditengah keputusasaan itu saya dituntun Allah untuk bersujud dan berserah kepada Nya…. sayapun tidak lagi mengikuti dan pasrah kepada daya itu tapi saya sujud kepada Allah… jelas BEDA sekali ANTARA daya pasrah DENGAN daya pasrah kepada Allah melalui sujud… seketika itu pula saya seperti terlepas dari kungkungan daya itu…. dan saya sadar beserta tubuh saya…. selang beberap saat Allah memberikan pelajarannya terkait dengan apa yang barusan saya alami,,, JANGAN KAU BERSERAH KEPADA KEADAAN TAPI BERSERAHLAH KEPADA ALLAH

Pasrah kepada Allah, bukan pasrah kepada keadaan

ada dua macam pasrah yang pertama adalah pasrah kepada Allah dan yang kedua adalah pasrah kepada keadaan. Tanpa saya memberikan pilihan tentunya anda pasti akan memberikan jawaban yang sama dengan saya bahwa yang benar adalah pasrah kepada Allah.

Pasrah kepada Allah dampak yang ditimbulkan adalah semangat dalam menghadapi masalah tapi kalau pasrah kepada keadaan maka yang timbul adalah sikap malas dan apatis.

maka mari kita perbaiki kepasrahan kita , arahakan kepada Allah sehingga benar benar merasakan kepasrahan dengan benar sehingga mendapatkan hasil yang optimal dari pasrah kepada Allah ini.

tips shalat sebagai istirahat ; tegakkan tulang dan kendorkan otot

cara ini saya temukan ketika saya shalat tarweh, tahu sendiri shalat tarweh yang bermakna istirahat, Allah mengajarkan kepada saya bagaimana tumakninah itu.

1. tegakkan tulang, jadi tulang ini harus saling menyangga tubuh kita. tubuh kita disangga tulang yang beruas ruas dari mulai kepala sampai kaki. dengan penyanggaan yang benar maka kita bisa melakukan tips kedua

2. kendorkan otot otot, ketika tulang sudah bisa menyangga dengan benar maka selanjutya adalah meletakkan otot pada tulang yang tegak tadi.

melalui dua cara ini maka shalat kita akan terasa relaksnya dan shalat tarweh yang bermakna istirahat ini akan benar benar mengistirahatkan tubuh kita . selamat mencoba

Tanda tanda mendapatkan lailatul qadr

Tanda mendapatkan lailatul qadr yang  pasti adalah tanda yang anda dapatkan dalam jiwa yang memvibrasi hati dan pikiran. Hal ini sesuai sekali dengan apa yang Allah firmankan dalam surat Al Qadr pada ayat 5. dimana disebutkan salamun hiya matlail fajr kesejahteraan dari Tuhan yang maha penyayang… disini ada kata salamun yang sangat identik dengan tanda tanda psikologis, yaitu sejahtera. ukuran mendapatkan lailatul qadr adalah adanya kesejahteraan psikologis. Ada perubahan emosi dan perubahan pikiran serta adanya perubahan jiwa yang lebih tenang yang lebih muthmainah.

ciri ini tentunya lebih logis lebih rasional dan lebih sesuai karena mendasarkan tandanya dari apa yang Allah firmankan dalam al quran. Jadi jika anda itikaf di masjid lihatlah setelahnya apakah ada perubahan jiwa anda lebih tenang, lebih sejahtera? jika ya maka selamat anda mendapatkan lailatul qadr, tapi jika tidak berarti anda haru memperbaiki cara anda beritikaf.

apakah ada rasanya mendapatkan lailatul qodr, jawab saya ada. Jiwa anda akan menerima keadaan keadaan yang membuat pikiran dan hati anda lebih tercerahkan. hati anda lebih tenang dan pikiran anda akan lebih baik. Dan jika anda mendapatkan maka lihat perubahan yang ada di alam sekitar pasti lebih menyenangkan, labih indah dan lebih hening….. jadi bukan alam mempengaruhi diri kita , diri kitalah yang menerima lailatul qadr ini kemudian memvibrasi alam sekitar.

ketika jiwa tercerahkan dari urusan urusan (min kulli amr) maka urusan urusan itu akan mendapatkan penyelesaiannya. tiba tiba saja selesai dengan sendirinya.

inilah hikmah terbesar dari malam lailatul qadr …. maka benar saja kalau Rasulullah diperintahkan Allah untuk berdiam di gua hira….. karena pada saat ramadhan memang daya spiritualnya sangat besar. Dan daya spiritual yang besar inilah Rasulullah mendapatkan wahyu al quran dari hasil beliau berdiam di gua hira. Nah kita diajarkan rasulullah untuk itikaf yaitu berdiam di masjid (tidak di gua sebab susah cari gua kalau kita tinggal di kota atau di tempat yang tidak ada guanya). dengan itikaf ini kita akan mendapatkan ilham dari Allah pencerahan dari Allah. Kalau kita ya kelasnya ilham, tapi kalau rasulullah kelasnya wahyu.

sebagai penutup bagi anda yang sedang memiliki masalah besar dalam hidup sekaranglah saat nya untuk memohon kepada Allah dalam bentuk berdiam diri di masjid. (bediam bermakna jasadnya jiwanya meluncur menghadap memohon solusi kepada Allah). Sebagai cara praktis silahkan gunakan dzikir nafas. karena metode ini melatih kita untuk diam tapi sambung ke Allah. baik semoga kita mendapatkan kesejahteraan hidup dari hasil itikaf kita amiin.

tafsir spiritual surat al qadr

 

 

al qadr

 

Surat ini adalah penegasan bahwa Allah menurunkan keberkahan yang luar biasa dalam bulan ramadhan. ternyata yang diturunkan bukan al quran tapi malaikat dan ruh yang membawa penyelesaian dari urusan manusia dengan Tuhannya yaitu Allah SWT. Pada saat turunnya ini dinamakan dengan lailatul qadr yaitu malam kegelapan hati yang mendapat kemulyaan dimana kemulyaan tersebut melebihi 1000 malam pencerahan.

di ayat terakhir pencerahan di dalam hati yang gelap sampai benar benar terang yaitu ketika matahari mulai terbit (benar benar tercerahkan)

jadi yang harus kita lakukan pada akhir bulan ramadhan ini adalah menyampaikan urusan kita kepada Allah, dan meminta solusi yang terbaik kepada Allah SWT. dengan jalan itikaf di masjid. sampai benar benar Allah menurunkan malaikat dan ruh yang membawa solusi hidup atau solusi masalah yang kita sampaikan kepada Allah. maka lakukan sikap diam tapi benar benar memohon kepada Allah, gerakkan jiwa kita untuk memohon kepada Allah berdasarkan urusan yang kita sampaikan kepada Allah.

baik selamat beritikaf …

Itikaf ramadhan saatnya “melunasi hutang di bank”

jadi orang itu realistis saja …. tidak perlu tinggi tinggi, Allah berfirman bahwa turunnya malaikat dan Ruh hanya diperuntukkan bagi siapapun yang memiliki urusan dengan Allah. Nah Ini kan kesempatan bagi kita untuk menjadikan hutang yang belum lunas agar segera bisa lunas… sebab apa, sebab membayar hutang adalah perintah islam yang sangat tegas, orang mati mati masih hutang maka tetap saja diperhitungkan.

jadi itikaf ramadhan kita mohon kepada Allah agar mendapatkan petunjuk karena memiliki masalah yaitu hutang. sampaikan saja kepada Allah bahwa hutang ini adalah masalah saya saat ini dan saya akan segera melunasinya karena perintah Allah SWT.

baik cara singkatnya. duduklah diam di masjid. sampaikan masalah dan sampaikan bahwa saya menyelesaikan hutang ini karena menjalankan perintah Allah dan berjanji tidak akan hutang lagi. kemudian tunggu dalam diam ya minimal diam 1 jam. Diamnya dengan terus menerus menyampaikan masalah tersebut kepada Allah. Jangan bergerak sedikitpun termasuk bibirnya. jadi sampaikan saja dalam hati. jika nanti ada petunjuk dari Allah (artinya anda mandapatkan apa yang di bawa malaikat dan ruh untuk solusi anda dari allah) maka segera jalankan dan ikuti petunjukknya itu.

 

ok semoga hutang anda akan segera lunas amiin.

Konsep Here and Now dalam islam

Adanya waktu sekarang nanti dan kemarin adalah karena pengaruh kita di bumi yang berputar sehingga ada siang dan malam, sekarang andaikan anda berada di luar bumi yang tidak ada siang dan malam maka anda tidak bisa lagi menyebutkan lagi waktu tidak ada kemarin dan besuk yang ada adalah sekarang.

Sekarang mari kita tidak berada lagi di bumi berarti hidup anda akan berada pada dimensi sekarang bukan lagi kemarin dan besuk.

dalam islam kita akan hidup kekal ketika kita sudah terbebas dari bumi, artinya kalau kita nanti sudah mati maka hidup kita akan abadi , kata abadi ini juga menjadi bukti akan tidak adanya waktu. Kalau ada waktu pasti ada akhirnya atau ada awalnya. Islam selalu menyampaikan bahwa hidup kita akan abadi kelak di akhirat. Kita di surga tidak akan berakhir kalau di akhirat (naudzubillah) itupun juga kekal abadi.

sekarang mari, meski kita masih hidup di dunia kita loncat pada keadaan tidak ada ruang dan waktu (here and now), surga itu kapan dan neraka itu kapan? maka surga itu adalah sekarang dan neraka juga sekarang. Kalau kita mendapat surga dunia sekarang maka psati kita akan mendapat surga akhirat karena akhirat dan dunia tidak bisa dipisahkan lagi dengan waktu … sekarang dan nanti.. yang ada adalah sekarang.

kenyataan ini akan memaksa anda untuk mencari keadaan bahagia kapan? ya sekarang, tidak bahagia nanti di akhirat (karena akhirat juga sekarang).

keadaan sekarang dan disini juga membuat kita akan lebih bisa menentukan keadaan keadaan yang kita kehendaki. Mau bahagia atau mau sengsara… dan tidak ada alasan lagi ..biarlah sekarang sengsara nanti di akhirat bahagia.. Tapi kalau anda memahami bahwa bahagia itu nanti di akhirat, maka anda akan mendapatkan kehidupan anda dan akan membiarkan hidup anda sekarang ini sengsara dan kalau anda masih berpendapat bahwa ada nanti bahagia maka anda akan tertitpu.

barang siapa mencari dunia maka tidak akan mendapat akhirat, berarti anda berorientasi pada waktu yaiu nanti tapi jika anda berpedoman bahwa barang siapa mencari akhirat maka dunia dapat berarti kita berorientasi pada saat sekarang dan disini. Orang yang berorientasi sekarang dan disini pasti akan beribadah shalat puasa dan lainnya. Ibadah itu adalah sekarang untuk sekarang karena ibadah sendiri adalah kebahagiaan. Kalau ada orang yang ibadah tapi terpaksa (tidak ihlas) berarti bukan berorientasi akhirat dan ini pasti neraka.

maka saya mengajak diri saya sendiri untuk dapat menerima bahwa tidak ada ruang dan waktu yang ada adalah hari dan sekarang. ibadah saya ya surga saya kapan ya sekarang dimana ya disini. ibadah saya tidak untuk nanti tapi untuk sekarang karena akhirat yang berupa surga adalah sekarang.

baik beberapa dari anda pasti ada yang bingung dengan artikel saya ini…. by pass saja tidak perlu di pikir bigit bingit.. hehe salam ramadhan…