Allah yang sebenarnya adalah Dzat

kita menyembah kepada siapa? tentunya kita akan menyembah huruf alif lam lam ha, atau kita menyembah alam semesta, tapi kita menyembah kepada Dzat yang menciptakan alam semesta, menciptakan Dzat yang memiliki nama Allah. Allah adalah Dzat bukan nama, Dzat ini inilah yang kita sembah. Untuk bisa menyembah Dzat yang kita gunakan bukan pikiran kita tapi dengan kesadaran kita, cukup kita menyadari Allah yang dekat. cukup menyadari Dzat Allah yang lebih dekat dari urat leher.

 

Training Sholat Khusyu di Malaysia

image

Dikirim dari WhatsApp

Kunci spiritual parenting ada di AMANAH

Mungkin banyak yang terjebak mendidik anak berdasarkan rasa cinta dan kasih, padahal dalam islam cinta kepada anak termasuk dalam kategori cinta dunia. Ketika anak dicinta secara buta, misalnya apa apa pokoknya untuk anak, karena berlebih rasa cintanya kepada anak maka nantinya proses pendidikan tidak akan terjadi dengan baik dan benar, karena rasa cinta yang berlebihan akan mengakibatkan ketidakobjektifan dalam mendidik, tentu saja bukan lantas benci dengan anak, karena benci dengan anak pun itu akan menghilangkan keobjektifan dalam mendidik anak.

Proses pendidikan spiritual pada anak harus mendasarkan pendidikan kepada Allah SWT, maka pendidikan juga harus di nisbahkan menjadi sesuatu yang bukan senang senang punya anak tapi lebih dari itu yaitu sebagai suatu amanah untuk mendidik dan membesarkan dengan baik. Semangat spiritual seperti ini akan melahirkan anak yang terdidik dan terarah hidupnya. Orang tua dengan memegang prinsip bahwa anak adalah amanah maka dirinya tidak akan berani untuk menyianyiakan anak barang sedikitpun, bagaimana mungkin anak adalah amanah dari Allah dimana tanggung jawab penuh ada pada orang tua. Orang tua yang mengasuh anaknya berdasarkan rasa ihlas karena Allah tidak akan mudah lelah dan tidak mudah kecewa kepada anak. Coba lihat jika orang tua mendasarkan cinta dalam mendidik anak maka ketika anak tidak sesuai dengan keinginan orang tua maka orang tua akan mudah emosi, misalnya saja ketika anak mendapatkan nilai sekolah jelek, hal itu dianggapnya memalukan orang tua akhirnya orang tua kecewa setengah mati dan memarahi anak untuk melampiaskan kekecewaan tersebut. Tapi coba bandingkan dengan orang tua yang ihlas mengemban amanah dari Allah, ketika anak mendapatkan nilai yang jelek maka anak tersebut tidak akan dimarahi karena orang tua tidak kecewa malah orang tua lebih bisa mengevaluasi dirinya yang kemungkinan masih ada cara mendidik anak yang kurang.

Allah pun memperingatkan ini dalam suatu ayat quran

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِنَّ مِنۡ أَزۡوَٲجِكُمۡ وَأَوۡلَـٰدِڪُمۡ عَدُوًّ۬ا لَّڪُمۡ فَٱحۡذَرُوهُمۡ‌ۚ وَإِن تَعۡفُواْ وَتَصۡفَحُواْ وَتَغۡفِرُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ۬ رَّحِيمٌ
“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampunkan (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi 
Maha Penyayang.”  (Surah At-Taghabun: 14)
Apa apa yang kita cintai selain Allah suatu saat akan menjadi ujian dan cobaan bagi kita, maka orang tua jika ingin mendidik anaknya dalam pendidikan islami harus memperhatikan niat yang ada pada dirinya, apakah mendidiknya karena Allah atau hanya berdasarkan rasa cinta saja.

Pendapat ini  memang kontroversial karena biasanya orang tua dalam pendidikan anak selalu mangagung agungkan cinta, bukan amanah. Mungkin sebagai orang tua kita akan banyak intropeksi diri kesalahan kesalahan dalam mendidik anak ini, termasuk kesalahan mendasar adalah kesalahan niat yang bukan karena Allah tapi karena rasa cinta semata.

pergunakan rasa cinta kepada anak sebagai penambah keihlasan kita untuk mendidik anak, jangan berhenti kepada cinta saja sebab saya katakan diatas bahwa cinta dunia akan berakibat kesengsaraan. Sudah banyak orang tua yang kecewa dengan tingkah laku anaknya padahal menurut orang tua, dia sudah mendidik dengan penuh cinta dan pengorbanan….. sekali lagi mari kita perbaiki niat kita dalam mendidik anak. Semoga Allah memberikan keihlasan kita untuk mendidik anak… amin.

Nadzar Nyoblos Jokowi

sudah 4 kali atau bahkan 5 kali saya konsisten menjadi golput, karena alasan yang sangat sederhana saya tidak ingin  ikut bertanggung jawab atas kejahatan orang orang yang saya pilih. kemudian setelah sekian kali tidak nyoblos muncullah jokowi diisukan menjadi presiden. Akhirnya saya pun bernadzar jika jokowi maju presiden saya akan coblos jokowi dan benar Jokowi akhirnya Nyapres saya tidak peduli dari partai mana yang saya lihat adalah Jokowinya. karena saya sendiri juga orang yang anti partao]i, artinya tidak ikut partai manapun.

Alasan saya sederhana punya nadzar nyoblos jokowi

  1. Beliau tidak mencalonkan diri tapi dicalonkan baik oleh partai terutama lagi oleh rakyat termasuk saya 
  2. Sederhana, saya melihat dari gayanya berbaur dengan masyarakat, caranya menanggapi respon masyarakat terhadap dirinya, dan caranya beliau berpakaian. 
  3. Ada progres pembangunan yang jelas baik ketika menjabat menjadi walikota solo maupun ketika menjabat gubernur DKI
  4. disegani rakyat, termasuk saya. Jujur saja hanya jokowi saja yang saya segani tokoh lainnya biasa biasa saja. 
  5. Beliau memiliki kepemimpinan bawah sadar yang kuat, visi bawah sadar yang kuat dan itu sudah saya amati semenjak beliau menjabat sebagai wali kota solo, misalnya slogan pertama kali yang beliau keluarkan untuk kota solo yaitu Solo The spirit of Java, slogan yang beliau canangkan ini ternyata terbukti dimana beliau banyak menjadi spiritnya rakyat indonesia, bukan dari filosofi tapi dari apa yang beliau lakukan. 

 

Download Slide training pencerahan sholat

Bagi rekan rekan yang ingin mendownload slide materi training mendapatkan pencerahan melalui sholat silahkan klik link berikut slide materi training mendapatkan pencerahan melalui sholat. Bagi rekan rekan yang tertarik untuk mengikuti pelatihannya silahkan datang ke batu Pahat Johor Malaysia untuk mendapatkan slide secara lengkap.

ini ada info dari panitia di batu pahat, dari Ibu Norafida

Assalamualaikum wbt,
Program Pencerahan Solat: TARIKH: 23.MAC.2014 (AHAD)
Tempat:PINETREE HOTEL BATU PAHAT,JOHOR
Jam : 8.30-5.00 petang
Yuran penyertaan : RM 70.00 sahaja

Sebelah malam Training Dzikir Nafas masuk PERCUMA.Datang beramai-ramai .Hubungi :0197450006 (Pn Fida).Terima kasih

23 march Belajar Khusnul Khatimah dengan Dzikir Nafas khusus Jamaah Malaysia – Singapura

Bagi jamaah malaysia dan singapura yang berkeinginan belajar dzikir nafas saya persilahkan untuk hadir pada 23 macrh 2014 di batu Pahat Johor malaysia. Program dzikir nafas ini mengambil topik khusus yaitu BELAJAR KHUSNUL KHATIMAH,

Khusnul khatimah adalah dambaan setiap kita, di akhir hayat kita pada saat sakaratul maut yang menjadi kebiasaan kita akan muncul saat sakaratul maut, untuk itu jika kita terbiasa dengan dzikrullah maka diakhir hayat kita akan berdzikir pula. Pada saat itulah peran nafas sangat penting karena pekerjaan yang terakhir yang kita lakukan adalah bernafas terutama sekali ketika kita mengeluarkan nafas. Dengan kita istiqomah menjalankan dzikir nafas maka pembiasaan dzikir setiap desahan keluar masuknya nafas akan terbawa sampai kita berada pada kondisi sakaratul maut.

pada program di batu pahat selepas training sholat, saya akan menyampaikan metode dzikir nafas sebagai cara melatih mendapatkan khusnul khatimah, Program ini bisa diikuti oleh siapapun terutama sekali bagi kita yang menginginkan akhir kehidupan yang baik (khusnul khatimah).

Baik untuk pendaftaran dan informasi silahkan menghubungi panitia Pn Norafida +60197450006

 

Ilmu Hikmah kenapa berubah menjadi Ilmu Kebal ya ?

Persepsi saya ketika membaca tentang artikel ilmu hikmah saya langsung tertuju bagaimana mendapatkan hikmah dari suatu surat yang ada dalam al quran, artinya hikma tersebut merupakan pembahasan mendalam sehingga benar benar al quran menjadi tuntunan. Tapi ternyata setelah melanjutkan membaca ilmu hikmah menjadi bagaimana menjadi kebal bacokan pedang dengan bacaan al quran. dan ternyata hampir seluruh tulisan yang menamakan ilmu hikmah ternyata hikmahnya berupa kebal bacok, bisa  ghoib ini dan itu.

Beberapa waktu hari lalu saya melihat National Geographi di televisi yang mengisahkan tentang seorang pastur yang sakti. Dengan kitab injilnya beliau bisa menyembuhkan orang yang sakit, dan sembuh. … dari tayangan televisi tersebut pikiran saya bertanya tanya ; lha kristen benar dengan injilnya karena bisa menyembuhkan … lalu quran juga bisa menyembuhkan… lalu yang paling benar yang mana, tidak mungkin semuanya benar? dan saya pun terus berpikir “ah nggak mungkinlah quran itu untuk penyembuhan karena yang menyembuhkan Allah bukan Quran”. kalau yang menyembuhkan quran berarti sama saja dengan injil.

Ilmu hikmah seharusnya adalah ilmu tentang kehidupan yang mendalam yang diambil dari isi al quran. kata hikmah adalah sesuatu yang berguna atau kegunaan di balik yang tersurat. Tapi kegunaan bukan yang kebal kebalan tapi benar benar bisa diterapkan sebagai huda linnas atau petunjuk bagi manusia.

Kalau bacaan al quran untuk kebal kebalan lalu letak petunjukknya dimana, letak hikmahnya dmana? Apa iya kebal itu merupakan huda linnas ya tidak kan. bahkan dalam artikel tersebut dsebutkan bahwa Bapak ini….. adalah ahli Hikmah, ahli hikmah disini juga sama pengertian yaitu ahli mengisi ilmu tenaga dalam, mengisi khodam dll.

bagi saya penyalahgunaan yang salah kaprah ini dapat menyesatkan pikiran dan menyesatkan akidah. Kita harus rigid kalau masalah akidah tidak mencla mencle dan tidak tawar menawar.