Selamat Jalan

Selamat jalan saudaraku

Bersama- sama saya dengan mas wawang belajar patrap, duduk bersama menghadap Allah. Kitapun berdiskusi selepas itu, sambil makan nasi “thowel” khas tambakromo pati, saya sangat teringat beliaulah yang mencarikan makan hingga rombongan kami dari solo bisa “kembul bujono” makan bersama.

Latihan latihan patrap yang kita lalui bersama beliau, mengajarkan bahwa inti dari semua adalah kembali kepada Allah. Kita tidak mempedulikan lagi diri kita, apalagi mempedulikan orang orang disekitar kita, kita hanya mempedulikan Allah azza wajalla sebagai tempat pulang.

Allah pun meridloi kita saat latihan dan kita merasakan betapa pulang kepada Allah itu seperti kita pulang ke rumah kita yang sebenarnya, seperti pulang kampung, yang disitu ada ayah dan ibu kita. terasa damai, terasa tenang, dan disitulah benar benar tempat kita kembali.

Ketika saya mendapatkan kabar dari kakak nya mas wawang, yaitu  mas Andi yang juga jamaah patrap di solo, Bahwa mas Wawang sudah benar benar kembali saya pun kaget bercampur bahagia dalam hati, kaget karena sebagai manusia tidak ada tempat berdiskusi dengan beliau untuk belajar patrap 1, 2, dan 3. Bahagia ternyata beliau sudah melangkah satu langkah lagi yaitu benar benar pulang kepada Allah, kalau boleh saya mengistilahkan sudah patrap 4, karena beliau langgeng berada di dekat Allah dan benar benar pulang ke kampung halamannya. Alhamdulillah mas Wawang saya sudah pernah dipertemukan dengan mas wawang, kita sudah sama sama belajar bahwa tujuan hidup kita yang sebenarnya adalah pulang ke Allah, tidak ada yang lain.

Engkau telah benar benar sudah mencapai tujuan akhir hidup kita yaitu kembali kepada Allah. Engkau telah dipanggil Allah. Sesungguhnya semua berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Doa dalam Patrap 3 kami menyertai keberangkatanmu mas Wawang.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One thought on “Selamat Jalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *