patrap laa ilaha ilallah

Setiap kali kita mengingat Allah maka kita tertuju kepada sesuatu yang tidak dapat kita bayangkan. Sesuatu yang bukan ini dan bukan itu sebenarnya penerapan dari makna hakikat kalimat thoyibah laailaha ilallah. Inilah dzikir sebenarnya yang dapat menuju kepada kesejatian ilahi. Kita baru bisa dzikir jika kita sudah mampu menghilangkan pikiran tentang Allah. Ketika kita duduk ataupun berdiri ataupun berjalan ataupun sedang melakukan aktivitas maka dzikir yang kita lakukan adalah menghilangkan Allah dalam pikiran kita.
Cara menghilangkan Allah dalam pikiran kita cukup mudahndan simple yaitu rubah saja dari berpikir menjadi menyadari, jadi dari berpikir tentang Allah di rubah menjadi menyadari Allah. Nah proses atau latihan merubah pikiran menjadi menyadari ini saya sebut dengan melatih patrap.
Patrap laailaha ilallah inilah yang akan merubah dzikir pikiran menjadi dzikir kesadaran. Kalau kesadaran yang kita gunakan maka pikiran otomatis akan kosong. Jadi cara praktis untuk mengosongkan pikiran tidak lain adalah dengan patrap laailaha ilallah.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

11 thoughts on “patrap laa ilaha ilallah

  1. Subhanallah pak pur.. Inilah ternyata koncinya.menghilangkan allah dari pikiran.sungguh ucapan berani,kalau dinilai dari pikiran” fiqih,atau sareat(maaf bkn mengecilkan sareat).namun setelah masuk pada wilayah yg pas.kata” inilah yg cocok.makasih pak pur.

  2. Assalamu’alaikum wr wb.
    Maaf Pak Hendra. j says.! Saya setuju dengan Pak Ustad Setio karena melakukan dzikir bukan dengan pikiran ,ucapan dan perbuatan tetapi melakukanya dzikir sudah dengan kesadaran ruh lurus ke Allah tetapi saya yakin beliau tidak akan meremehkan apalagi meninggalkan hukum-hukum agama islam yang sudah disyareatkan oleh Rosulullah dan begitulah Islam. jadi syareat mantab karena Allah dan hakekat, ma’rifat insya Allah diberika oleh Allah kepada hamba-Nya yang sudah mantab syareatnya
    karena islam adalah agama universal ya lahir, ya batin, ya jasad , ya ruh, ya konkrit, ya abstrak, ya tersurat, ya tersirat dan seterusnya. Maaf ya Pak .! cuma sharing aja kok.
    Terima kasih . Wassalam.

  3. Assalamualaikum wbt,
    Saya mencari fomula praktis untuk cepat mengosongkan pikiran dengan pantas. Jadi cara praktis untuk MENGOSONGKAN PIKIRAN tidak lain adalah dengan patrap laailaha ilallah .Berdzikir dengan KESADARAN KE ALLAH hingga terasa getarannya ke kulit.Subhanallah.Alhamdulillah.Terima kasih banyak Ustaz.

  4. Ya…… ini yang susah Bozz, dikasih Tuhan Pikiran untuk dipakai apa ya ??
    Yang jelas bukan untuk menuhankan pikiran.
    Gimana kalau pikiran dipakai untuk menuhankan Tuhan itu sendiri ??
    Caranya ?
    Ya . . itu yang ga tahu … fisiknya pakai sareat lagi …kali

  5. Gimana carnya untuk mendapatkan bimbingan dari Uztas? sementara saya tinggal di makassar Sulawesi Selatan.

    Wassalam
    Junaedi

  6. trimakasih atas pembelajaran dari email yang panjenengan kirimkan pada kami semoga makin faham tentang beragama

  7. Maaf pak saya mau tanya, “dzikir yang kita lakukan adalah menghilangkan Allah dalam pikiran kita.” Ini bgmn ya, bukannya dgb dzikir kita selalu memikirkan Allah(walaupun tak terbayangkan)??
    “Cara menghilangkan Allah dalam pikiran kita cukup mudahndan simple yaitu rubah saja dari berpikir menjadi menyadari, jadi dari berpikir tentang Allah di rubah menjadi menyadari Allah. ” Nah bgmn cara dan contohnya untuk “menyadari Allah”??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *