Dalam sholat kita berlatih untu bersikap merendah di hadapan Allah baik ketika, takbir, membaca fatihah, rukuk, sujud dan setersunya… sikap merendah dihadapan Allah ini akan memberikan dampak teralirinya daya khusyu ketika kita sholat. Semakin kita merendah di hadapan Allah maka semakin besar daya khusyu yang mengalir dalam diri kita.

merendahkan diri dalam sujud

ya Allah ijinkan hamba untuk bersujud

Ketika kita akan sujud dihadapan Allah, sikap merendah ini jika kita wujudkan dalam bentuk bahasa kira kira begini :  “ya Allah ijinkan saya untuk bersujud dihadapan Mu”, Nah …ternyata dengan memiliki sikap meminta ijin kepada Allah maka daya khusyu itu pelan pelan akan mengalir dalam diri kita menjadi sebuah bentuk ketenangan jiwa.

Berdiri sholat pun kita usahakan juga merendah di hadapan Allah. Coba ketika kita berdiri dengan kaki yang benar benar seimbang kemudian rendah kan hati dan besarkan Allah “ya Allah ijinkan hamba untuk Mentakbirkan Engkau” maka ketika kita bertakbir dengan penuh kerendahan hati, daya takbir itu akan mengalir dalam diri kita.

Demikian seterusnya dalam semua sholat kita. Tak jarang dengan mempraktekan metode rendah diri di depan Allah ini mata kita akan menitikkan air mata.

menangis dalam sholat

ya Allah ......

Dan hati kita akan semakin lembut dan semakin peka dengan dzikrullah, bahkan hati kita akan berdzikir terus menerus tanpa bisa kita kendalikan, semoga kita di rahmati Allah amiin