Pelecehan orang yang anti Tuhan terhada agama

ada segolongan manusia yang anti Tuhan, mereka menganggap bahwa Tuhan adalah persepsi saja dari pikiran manusia. dan Riitual agama yang dilakukan merupakan bentuk dari kecemasan akan neraka dan siksaan Tuhan. Baik dalam mensikap ini kita harus dewasa. ejekan mereka memang ada benarnya. Ketika kita tidak bisa melepaskan Tuhan dari pikiran kita maka benar saya kalau tuhan memang berasal dari pikiran kita. padahal sebenarnya adalah tidak. Tuhan Allah adalah diluar persepsi dan pikiran. Jadi kalau ada orang mengejek bahwa Allah berasal dari pikiran ini adalah anggapan yang salah. Tuhan Allah bukan berada dalam pikiran tapi berada pada alam kesadaran. Kalau kita umat beragama ini mampu memahami hal ini maka ejekan dan pelecehan orang anti Tuhan tidak akan terbukti.

yang kedua adalah bahwa Ritual agama seperti shalat puasa atau lainnya merupakan bentuk kecemasan terhadap siksa api neraka, ada benarnya juga. Benarnya ketika kita menjalankan agama karena takut siksa Allah atau mengharap hadiah dari Allah berupa surga. jadi agar kita tidak diejek lagi oleh orang anti agama , dalam menjalankan agama sebaiknya bukan mengharap surga atau takut neraka tapi benar benar ihlas karena Allah. Allah yang bukan ini dan bukan itu, Allah yang tidak ada dalam alam persepsi.

Tujuan kita ibadah adalah mengabdi kepada Allah. inilah yang dinamakan dengan ihlas. sudah bukan masanya lagi kita terus menerus ibadah karena surga dan karena neraka. Dalam beragama kita harus semakin dewasa dan semakin dewasa…. sudah usia 50 tahun lebih kalau sholat seperti anak kecil balita. kenapa shalat dhuha ….. agar rejekinya lancar.. kenapa shalat duhur… agar tidak masuk neraka… kenapa shalat rawatib agar dapat pahala banyak…. sungguh ini menduakan Allah dengan pahala dan neraka…. baiklah ini sekedar motivasi saja agar ibadah kita tambah ihlas. dan ejekan orang anti agama ini menjadi pemicu kita untuk lebih dewasa dalam beribadah dan beriman kepada Allah SWT.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *