Pentingnya Dzikir Nafas sebuah pengalaman dari sahabat

dari Bapak Dewa yang komen hari di salah satu tulisan saya.

assalamualaikum..
tahun 1997 sewaktu masih smu,di dalam pengajian,kami pernah ditanya satu persatu dimanakah Allah itu..satu persatu kami pun menjawab dgn jawaban yg beragam..sebagian besar ada yg mnjawab Allah itu ada dimana-mana..pun ada yg mnjawab Allah itu ada di hati kita..tapi waktu itu saya malah diam saja..kami diajarkan seorang itu sangat hina kalo mengatakan Allah berada dimana mana ,sebab kalo Allah berada dimana mana berarti Allah itu juga berada di paret yg kotor juga..trus kalo Allah itu berada di hati kita berarti Allah itu kok kecil sekali lebih kecil dari manusia…kami diajarkan Allah itu di atas arasy yg mana aray itu berada di atas lapisan2 langit dari langit 1 hingga langit 7,nah di situ lah Allah itu….trus saya bertanya, apakah hubungannya dengan kalimat Allahhu akbar yg merujuk Allah itu maha besar yg melapisi segala gala nya..tetapi saya malah dipaksa harus memiliki jawaban bahwa Allah itu harus di arsy yg dimaksudkan tadi..dan akbar pada Allah itu adalah sifat nya saja, tidak mungkin dzat allah itu berada di bumi yg isi nya kotoran menjijikan..disitu kami yg mengikuti pengajian berpendapat bahwa Allah itu hanya mengawasi saja dari arasy….justru saya lebih bingung lagi ketika kami diajarkan bahwa allah itu dzat yg gaib dimana tidak boleh lagi didiskusikan lgi dan tidak boleh dipertanyakan lagi,titik..hari itu sukses lah kebingungan me-raja-i saya tentang Allah..saya ingin mengenal Allah tapi tidak diperbolehkan brtanya tanya lgi tentang Allah…maaf kalo koment saya terkesan curhat..menurut saya, inilah yg terjadi mengapa remaja2 muslim bingung dalam mengenal Allah sndiri..mereka dipaksa menerima jawaban dan meraka dipaksa berhenti mncari kebenaran secara halus tanpa disadari remaja2 muslim..dipaksa menuruti pelajaran syareat dan dipaksa brhenti ketika memulai pelajaran hakekat ..inilah yg terjadi sewaktu saya dan teman2 pengajian saya mulai gemar2 nya mencari kebenaran dalam islam didalam pendidikan islam itu sndiri, semua serba dipaksakan dengan teori2 ayat dan hadist yg mereka kumpulkan dan terjemahkan menurut meraka sndiri..saya brpendapat pelajaran tentang Allah sndiri harus tuntas baik secara teori maupun praktek nya pada para remaja muslim..saya brpendapat praktek patrap/zikir napas ini memang mutlak diperlukan untuk mmberantas kebingungan tentang Allah yg tidak diajarkan dalam kurikulum bidang studi agama islam di sekolah2 manapun di indonesia…ini pendapat subjektif saya, mohon maaf kalo salah..wassalam wr wb

 

Tanggapan

bapak Dewa Dzikir Nafas dapat memahamkan kita betapa Allah menggerakan nafas kita dalam setiap saat. jika kita paham bahwa Allah yang memberikan nafas dan menggerakkan nafas ini maka kita akan paham bahwa Allah meliputi segala sesuatu. Tidak mungkin Allah bertempat baik itu di atas ataupun di bawah.Allah itu ada tapi tidak bertempat. semoga dzikir nafas ini dapat membawa kita kepada kesadaran hakiki tentang berTuhan, sehingga sholat kita juga berkesadaran kepada Allah SWT

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *