Perbedaan Jiwa dan Ruh

saya membagi tingkatan kesadaran kaitannya dalam olah spiritual menjadi 3 bagian

  1. kesadaran jasad
  2. kesadaran jiwa 
  3. kesadaran Ruh

kesadaran jasad adalah tingkatan yang paling rendah dimana dia hanya menyadari dirinya adalah jasad. Dia tidak sadar kalau dalam dirinya ada jiwa, dia berpikir bahwa aku adalah yang nampak ini aku adalah yang berpikir dan berperasaan.

kesadaran tingkatan kedua adalah kesadaran Jiwa dimana dia sudah mulai mengenal dunia “ghoib” dalam dirinya namun masih sebatas jiwa. pengalaman pengalaman pada kesadaran ini antara lain; out of body experience atau yang sering dikenal astral traveling, kemampuan supranatural misalnya clirvoyance audiovoyance dll. Kesadaran ini kekuatan melebihi kekuatan jasad. Pada kesadaran ini kita merasakan adanya kesatuan yang sangat luas, jiwa kita seolah bersatu dengan alam semesta. ini yang sering disebut dalam istilah jawa manunggaling kawula gusti artinya satu kesadaran unity…. meski tingkatan kesadaran ini bagi sebagian orang masih tinggi namun masih pada level kesadaran jiwa

nah kesadaran Ruh adalah kesadaran ke Tuhanan, yaitu suatu kesadaran yang ada dibalik alam semesta, ada satu kekuatan di  balik alam unity. jadi pada level ini sudah tidak lagi bersatu dengan Tuhan (manunggaling kawula gusti) namun keadaan di atas itu yaitu suatu keadaan yang bukan keadaan lagi.

Puasa ramadhan ini kita nanti akan belajar bagaimana mencapai kesadaran Ruh ini. Yaitu suatu kesadaran keTuhanan yang sempurna yang sudah tidak dipengaruhi oleh persepsi persepsi.

semoga Allah membimbing kita ….

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 thoughts on “Perbedaan Jiwa dan Ruh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *